Baru-baru ini saya melihat seorang trader kehilangan uang secara tidak perlu karena mengabaikan satu detail yang tampaknya dasar tetapi hampir tidak ada yang menerapkannya dengan benar: ATR.



Banyak yang percaya bahwa ATR memprediksi pergerakan. Sama sekali tidak. ATR (Average True Range) hanya menunjukkan seberapa agresif pasar bergerak saat ini. Ini adalah pengukur volatilitas Anda, tidak lebih.

Sekarang, apa arti ATR dalam praktik: ketika ATR tinggi, pasar sedang gelisah. Lilin besar, sumbu panjang, pergerakan cepat. Ketika rendah, semuanya tenang, rentang kecil, kurang gangguan.

Saya menggunakannya seperti ini: pertama saya lihat ATR dari aset yang akan saya perdagangkan. Setelah itu saya sesuaikan stop saya berdasarkan itu. Ini yang membedakan stop cerdas dari yang bunuh diri.

Misalnya, jika ATR melonjak dan Anda menempatkan stop kecil, pasar akan mengeluarkan posisi Anda meskipun Anda benar dalam arah. Hanya gangguan yang menutup posisi Anda. Sebaliknya, jika ATR tenang dan Anda menggunakan stop besar, Anda membuang uang tanpa perlu.

Kesalahan yang sering saya lihat: selalu menggunakan ukuran stop yang sama tanpa memperhatikan volatilitas, beroperasi seolah-olah hari itu normal padahal ada berita penting, atau tidak memahami bahwa BTC bergerak 500 dolar tidak sama dengan bergerak 3000 dolar.

Aturan sederhana saya: pertama ATR, lalu saya putuskan apakah pasar itu layak untuk akun dan kepala saya. Tidak sulit, hanya butuh disiplin.
ATR-2,43%
BTC-2,53%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan