📊 Saham startup AI Anthropic menjadi yang paling diminati di pasar sekunder, sementara saham OpenAI kehilangan daya tarik bagi pembeli. Hal ini diberitakan TechCrunch, mengutip Presiden bank investasi Rainmaker Securities, Glen Anderson.



CEO Next Round Capital mengatakan kepada Bloomberg bahwa calon pembeli siap menginvestasikan $2 miliar dolar ke dalam startup. Sebagai perbandingan: pemegang saham OpenAI saat ini tidak dapat mewujudkan aset mereka bahkan sebesar $600 juta.

Salah satu faktor yang mendorong lonjakan tajam minat terhadap Anthropic adalah pertentangan perusahaan itu dengan Kementerian Pertahanan AS.

Di tengah persaingan dua raksasa AI tersebut, pasar sering mengabaikan SpaceX. Anderson mengatakan bahwa ini adalah salah satu dari sedikit perusahaan dalam portofolio Rainmaker yang tidak pernah mengalami koreksi keras dan penurunan harga saham sebesar 60–70%.

Sepertinya, pencatatan perusahaan milik Musk tinggal menunggu waktu. SpaceX secara rahasia mengajukan permohonan IPO, yang rencananya akan menghimpun dari $50 miliar hingga $75 miliar dolar pada bulan Juni, dengan valuasi sebesar $1,75 triliun. Pada saat yang sama, muncul informasi di media bahwa segera SpaceX meningkatkan target valuasinya — menjadi lebih dari $2 triliun.

Pencatatan besar-besaran SpaceX bisa menghambat rencana serupa OpenAI dan Anthropic pada tahun ini. Seorang ahli memperkirakan bahwa pihak yang menyusul perusahaan luar angkasa tersebut akan berada dalam posisi yang kurang menguntungkan.
#GateSquareAprilPostingChallenge
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan