Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Iran menuduh Israel melakukan serangan ke universitas dan melakukan kejahatan perang yang "belum pernah terjadi sebelumnya"
Pada waktu setempat 6 April, Perwakilan Tetap Iran untuk PBB, Iraavani, mengirim surat kepada Sekretaris Jenderal PBB dan Dewan Keamanan untuk menyampaikan protes resmi terkait insiden penyerangan militer terhadap Universitas Teknik Shereef pada dini hari hari tersebut. Ia menuduh bahwa serangan AS dan Israel terhadap institusi pendidikan Iran adalah “tindakan biadab yang belum pernah terjadi sebelumnya”.
Dalam suratnya, Iraavani merinci secara detail fasilitas yang mengalami kerusakan: Fakultas Teknik Sipil, Departemen Filsafat Ilmu, Lembaga Riset Nano dan Lingkungan, Gedung Riset Integrasi, Fakultas Teknik Elektro, serta fasilitas lainnya semuanya mengalami kerusakan berat. Ia menyatakan bahwa serangan ini bukanlah peristiwa yang terisolasi, melainkan kelanjutan dari insiden penyerangan terhadap Universitas Shahid Beheshti di Teheran pada 3 April, ketika fasilitas seperti Lembaga Riset Laser dan Plasama mengalami kerusakan berat.
Iraavani menekankan bahwa serangan yang disengaja terhadap lembaga penelitian dan universitas jelas melanggar hukum humaniter internasional dan merupakan kejahatan perang. Kebiadaban yang belum pernah terjadi sebelumnya ini merupakan bagian dari kebijakan luas dan sistematis yang secara terbuka diakui oleh Presiden AS dan Perdana Menteri Israel, serta secara serius mengancam perdamaian dan keamanan internasional. (Berita CCTV)