Iran menuduh Israel melakukan serangan ke universitas dan melakukan kejahatan perang yang "belum pernah terjadi sebelumnya"

Pada waktu setempat 6 April, Perwakilan Tetap Iran untuk PBB, Iraavani, mengirim surat kepada Sekretaris Jenderal PBB dan Dewan Keamanan untuk menyampaikan protes resmi terkait insiden penyerangan militer terhadap Universitas Teknik Shereef pada dini hari hari tersebut. Ia menuduh bahwa serangan AS dan Israel terhadap institusi pendidikan Iran adalah “tindakan biadab yang belum pernah terjadi sebelumnya”.

Dalam suratnya, Iraavani merinci secara detail fasilitas yang mengalami kerusakan: Fakultas Teknik Sipil, Departemen Filsafat Ilmu, Lembaga Riset Nano dan Lingkungan, Gedung Riset Integrasi, Fakultas Teknik Elektro, serta fasilitas lainnya semuanya mengalami kerusakan berat. Ia menyatakan bahwa serangan ini bukanlah peristiwa yang terisolasi, melainkan kelanjutan dari insiden penyerangan terhadap Universitas Shahid Beheshti di Teheran pada 3 April, ketika fasilitas seperti Lembaga Riset Laser dan Plasama mengalami kerusakan berat.

Iraavani menekankan bahwa serangan yang disengaja terhadap lembaga penelitian dan universitas jelas melanggar hukum humaniter internasional dan merupakan kejahatan perang. Kebiadaban yang belum pernah terjadi sebelumnya ini merupakan bagian dari kebijakan luas dan sistematis yang secara terbuka diakui oleh Presiden AS dan Perdana Menteri Israel, serta secara serius mengancam perdamaian dan keamanan internasional. (Berita CCTV)

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan