Trump “Batas Waktu” Tekan Iran, Harga Minyak Internasional Melonjak Dua Patokan Sekaligus

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Caixin 7 April, Berita (Editor Zhao Hao) Pada hari Senin (6 April), di tengah perdagangan saham AS, Presiden AS Trump kembali melontarkan ancaman kepada Iran, pasar keuangan terlihat jelas bergejolak, dan dua acuan minyak mentah internasional utama melonjak bersamaan.

Saat itu, Trump dalam konferensi pers Gedung Putih menyatakan bahwa: Jika Iran tidak menyerah sebelum pukul 20:00 waktu Amerika Timur pada 7 April, ia akan melancarkan serangan terhadap infrastruktur sipil Iran.

Akibat kabar tersebut, harga kontrak berjangka utama minyak mentah WTI AS sempat melonjak hingga 114 dolar AS per barel, harga kontrak berjangka utama minyak mentah Brent juga menembus ambang batas 110 dolar AS; pada saat yang sama, tiga indeks utama saham AS mengalami penurunan.

Trump mengatakan bahwa pasukan AS “sebenarnya sudah menyiapkan sebuah paket rencana. Begitu rencana itu diaktifkan, dalam kurun waktu 4 jam dari pukul 8 malam hingga tengah malam waktu Amerika Timur pada 7 April, setiap jembatan di wilayah Iran akan dihancurkan total; setiap pembangkit listrik di wilayah Iran juga akan lumpuh total, terjerumus ke lautan api, terjadi ledakan, dan sejak saat itu tidak akan bisa digunakan lagi. Segalanya akan berubah menjadi puing-puing sepenuhnya, dan seluruh proses hanya memakan waktu singkat 4 jam.”

Tak lama sebelum naskah berita diterbitkan, pasukan Israel (IDF) mengeluarkan sebuah pernyataan yang menyebutkan bahwa pasukan Israel telah melancarkan serangan terhadap dua kompleks petrokimia besar Iran, sehingga kemampuan ekspor produk petrokimia Iran lebih dari 85% mengalami pukulan berat.

Lebih awal pada hari yang sama, Iran merespons tawaran dari AS untuk mengakhiri perang melalui Pakistan, yang mencakup 10 butir ketentuan; poin inti utamanya termasuk: menegaskan bahwa perang harus diakhiri secara permanen dengan mempertimbangkan kekhawatiran Iran, rekonstruksi pascaperang, pencabutan sanksi, dan sebagainya.

Menanggapi hal itu, Trump menilai bahwa usulan Iran tersebut “meski memiliki makna, namun masih belum cukup baik.” Trump juga mengatakan bahwa apakah pertempuran akan segera meningkat atau justru mendekati akhir, bergantung pada respons Iran terhadap “batas waktu terakhir” yang ia tetapkan.

Terkait Selat Hormuz, Trump mengatakan bahwa pembukaan kembali selat tersebut adalah prioritas utama. Ia juga menyatakan bahwa biaya tol bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz harus dipungut oleh AS, bukan oleh Iran.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan