Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Bergabung dulu ke perdagangan crypto membuat banyak orang sering keliru dengan konsep seperti Entry, Stop Loss, atau Take Profit. Hari ini saya akan menjelaskan hal-hal ini dengan cara yang paling mudah dipahami.
Entry secara sederhana adalah titik yang Anda tentukan untuk masuk ke posisi beli atau jual. Jika Anda masuk pada 50 USDT dan menutup posisi juga pada 50 USDT, maka itu berarti impas—tidak untung juga tidak rugi.
Namun yang terpenting adalah Anda harus tahu cara melindungi diri sendiri. Stop Loss (SL) adalah alat untuk meminimalkan kerugian. Saat memasang order beli, Stop Loss harus lebih rendah daripada Entry, sedangkan saat melakukan jual, Stop Loss harus lebih tinggi daripada Entry. Tipsnya: jangan taruh SL terlalu dekat dengan Entry karena pasar sering berfluktuasi dengan kuat—bisa saja SL Anda tersapu, lalu harga kembali lagi.
Jika Stop Loss adalah cara untuk melindungi saat kalah, maka Take Profit (TP) adalah cara Anda mengunci profit saat menang. TP dalam coin itu apa? TP adalah level harga yang secara otomatis menutup posisi agar Anda mendapatkan keuntungan. Saat beli, TP harus lebih tinggi daripada Entry, sedangkan saat jual, TP harus lebih rendah daripada Entry. Banyak trader berpengalaman biasanya menempatkan TP lebih tinggi daripada SL dibandingkan Entry, sehingga kemenangan bisa menutup kerugian saat kalah.
Keunggulan memasang SL dan TP sejak awal adalah Anda bisa melepaskan beban pikiran. Tidak perlu terus-menerus memandangi layar, tidak perlu tegang saat menunggu. Anda hanya perlu menetapkan level cut loss dan take profit pada angka yang masih dapat diterima—biasanya sekitar 0.5 – 1% dari akun adalah aman.
Namun tetap ada risikonya. Kadang pasar berfluktuasi kuat, SL tersapu lalu harga kembali lagi. Atau yang lebih buruk: Anda masuk ke posisi yang bagus, TP tersentuh lebih cepat, tetapi harga masih bisa bergerak lebih jauh lagi. Tapi apa pun kondisinya, mengabaikan SL adalah hal yang sangat berbahaya—terutama saat trading Future; Anda bisa kehilangan seluruh saldo akun dalam sekejap.
Hal yang saya pelajari adalah: makan sedikit tapi tahan lama itu selalu lebih baik. Saat Anda siap melakukan trading secara profesional, Take Profit dan Stop Loss adalah dua order yang tidak bisa diabaikan. Keduanya membantu Anda menghemat waktu, mengurangi tekanan psikologis, dan yang paling penting membantu Anda bertahan lebih lama di pasar ini. Memahami tp dalam coin itu apa dan cara menggunakannya dengan benar adalah langkah pertama untuk menjadi trader yang lebih baik.