Sudah lama ingin memahami sesuatu yang baru bagi saya, tetapi baru sebatas teori… Baru-baru ini tertarik dengan arbitrase cryptocurrency sebagai cara mendapatkan penghasilan. Intinya sederhana: satu koin yang sama memiliki harga berbeda di berbagai platform, dan dari perbedaan ini kita bisa mencoba mendapatkan keuntungan.



Mengapa sebenarnya muncul perbedaan harga seperti itu? Ternyata, ada beberapa penyebabnya. Pertama, di setiap bursa ada jumlah pembeli dan penjual aktif yang berbeda. Kedua, harga diperbarui dengan penundaan. Dan ketiga, di berbagai negara ada hukum dan permintaan terhadap crypto yang berbeda, sehingga platform lokal bisa memiliki level harga yang berbeda pula.

Saya membaca tentang berbagai skema. Misalnya, arbitrase antar bursa — yang paling jelas, membeli koin dengan harga lebih murah di satu platform, mentransfer ke platform lain, lalu menjualnya dengan harga lebih tinggi. Ada juga opsi intra-bursa, ketika di satu platform kamu menangkap perbedaan antara pasangan perdagangan. Misalnya, ETH terhadap USDT bisa lebih murah daripada jika dihitung melalui BTC. Kamu konversi bolak-balik dan mendapatkan keuntungan.

Lalu ada sesuatu yang lebih kompleks — arbitrase segitiga, ketika di satu bursa kamu melakukan beberapa pertukaran secara berurutan melalui pasangan berbeda dan kembali ke mata uang awal dengan keuntungan. Atau arbitrase regional, ketika membeli crypto di platform internasional besar, lalu menjualnya melalui P2P di negara lain dalam mata uang lokal.

Untuk memulai, diperlukan akun di beberapa bursa (dan ini sudah jelas), dan lebih baik bekerja dengan stablecoin seperti USDT atau USDC — karena lebih mudah memantau penghasilan nyata dengan mereka. Kemudian, perlu terus memantau harga, menggunakan situs khusus atau bot. Dan di sinilah mulai muncul tantangan…

Komisi — ini yang utama. Deposit, penarikan, pertukaran — semua ini mengambil persentase. Jika tidak memperhitungkan semua komisi, mudah saja mengalami kerugian. Lalu kecepatan. Saat kamu mentransfer koin dari satu bursa ke bursa lain, harga bisa berubah dan seluruh keuntungan bisa hilang. Beberapa jaringan lambat, jadi saya pikir, untuk arbitrase lebih baik gunakan chain yang cepat seperti TRC-20 atau BSC.

Contoh sederhana untuk dipahami: misalnya, BTC di satu platform besar harganya $96.000, dan di platform lain $96.100. Kamu beli seharga $96.000, transfer, lalu jual seharga $96.100. Secara teori, $100 keuntungan. Tapi setelah dikurangi komisi, mungkin hanya tersisa sedikit.

Ada juga risiko dengan batas penarikan — tidak semua bursa mengizinkan penarikan jumlah tertentu sekaligus. Dan batasan regional, jika platform tidak beroperasi di semua negara. Secara umum, arbitrase cryptocurrency terdengar sebagai peluang nyata, tetapi harus sangat berhati-hati terhadap semua detailnya.

Mungkin ada dari yang berpengalaman yang mau berbagi, apakah ini benar-benar bisa dilakukan secara praktis atau saya melewatkan sesuatu? Penasaran ingin mendengar pendapat dari mereka yang sudah mencoba.
ETH-0,73%
BTC-0,58%
USDC-0,01%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan