Kekuatan komputasi melonjak menjadi garis utama investasi dari tiga operator besar, dengan porsi tertinggi akan melebihi 35%

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Tanya AI · Bagaimana ledakan model AI skala besar mendorong operator untuk menginvestasikan modal besar pada daya komputasi?

Pada 26 Maret, ketiga operator seluler utama di Tiongkok—China Mobile, China Telecom, dan China Unicom—semuanya telah menyelesaikan pengungkapan laporan kinerja tahunan untuk tahun 2025. Namun, yang lebih menarik perhatian daripada angka pendapatan adalah perubahan logika investasi yang ada di baliknya. Ketiga operator secara bersamaan menetapkan “daya komputasi” sebagai inti mutlak belanja modal. Mulai dari nilai absolut jumlah investasi hingga proporsinya terhadap total belanja modal, “daya komputasi” kini telah tanpa bantahan menggantikan pembangunan jaringan tradisional, dan menjadi garis utama investasi pertama yang mendorong perkembangan industri.

Dari sisi pendapatan, pada tahun 2025 ketiga operator seluler menyerahkan jawaban yang cukup memuaskan. Pendapatan usaha China Mobile menembus ambang batas lebih dari 1 triliun, mencapai 1,05 triliun yuan, dan terus memimpin; pendapatan operasional China Telecom mencapai 5296 miliar yuan, sedangkan pendapatan usaha China Unicom 3922 miliar yuan.

Dari sisi skala investasi, China Mobile dengan kekuatan finansialnya yang kuat terus berperan sebagai “pemimpin”. China Mobile menyatakan belanja modal untuk jaringan komunikasi akan mengalami penurunan, sementara belanja modal untuk jaringan daya komputasi dan jaringan cerdas akan meningkat secara signifikan. Rencana belanja modal China Mobile untuk tahun 2026 sebesar 1366 miliar yuan, turun 9,5% secara year-on-year, di antaranya investasi jaringan daya komputasi 378 miliar yuan, naik 62,4%, dan diperkirakan menyumbang sekitar 28% dari rencana belanja modal; investasi jaringan cerdas sebesar 89 miliar yuan, naik 19,8%.

Porsi investasi daya komputasi pada China Telecom dan China Unicom juga sangat tinggi. China Telecom pada 2025 menetapkan belanja modal 804 miliar yuan; meskipun totalnya lebih kecil dibanding China Mobile, investasi infrastrukur daya komputasi mereka mencapai 202 miliar yuan, dengan porsi sekitar 25%. China Unicom untuk sepanjang tahun menganggarkan belanja modal 542 miliar yuan, dan rasio belanja modal terhadap pendapatan bisnis utama turun menjadi 16%. Meskipun tidak mengungkapkan secara spesifik belanja modal terkait daya komputasi, dalam laporan keuangannya disebutkan dengan tegas bahwa perkiraan belanja modal untuk 2026 sekitar 500 miliar yuan, dan porsi investasi daya komputasi akan melebihi 35%.

Hingga saat ini, total skala Zhizuan (komputasi cerdas yang dibangun sendiri dan disewa) milik China Mobile mencapai 92,5 EFLOPS (FP16), mewujudkan kemampuan komputasi dengan semua spesifikasi dari kartu 100 hingga lebih dari 10 ribu kartu. Total skala Zhizuan milik sendiri dan yang diakses China Telecom mencapai 91 EFLOPS, sedangkan skala Zhizuan China Unicom mencapai 45 EFLOPS.

Menghadapi kebutuhan ledakan model AI, koneksi jaringan semata tidak lagi dapat memenuhi kebutuhan pasar. Di balik serangkaian data ini, terdapat rekonstruksi mendasar pada logika lapisan dasar operator. Dahulu, operator adalah “pengangkut” informasi, dengan investasi terutama pada pipa dan koneksi; kini, mereka bertransformasi menjadi penyedia “fondasi daya komputasi” pada era cerdas.

(Artikel ini berasal dari Yicai)

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan