Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kembali memanfaatkan apa yang disebut "risiko keamanan" untuk sensasi Anggota Kongres AS mengajukan RUU untuk mencoba melarang robot China
Menurut laporan 26 dari surat kabar AS The Hill, dua senator AS mengajukan rancangan undang-undang yang bertujuan melarang pengadaan atau penggunaan robot serta peralatan terkait yang dibuat oleh perusahaan-perusahaan Tiongkok oleh pemerintah federal. Ketua kaukus Partai Republik Senat AS, Tom Cotton, bersama pemimpin minoritas Senat dan anggota Partai Demokrat, Chuck Schumer, meluncurkan “Undang-Undang Teknologi Robot Aman bagi Amerika”, yang ketentuan utamanya secara tegas melarang pengadaan atau penggunaan “kendaraan nirawak darat” buatan perusahaan negara lawan seperti Tiongkok oleh pemerintah federal, termasuk perangkat seperti robot humanoid, robot pemantauan jarak jauh, dan sebagainya. Selain itu, proposal tersebut juga melarang keras penggunaan dana federal untuk proyek yang terkait dengan robot-robot tersebut. Usulan ini menetapkan ketentuan pengecualian yang memungkinkan penelitian terkait robot buatan Tiongkok dilakukan oleh militer AS dan lembaga penegak hukum, tetapi dengan syarat robot-robot tersebut tidak boleh mengirim atau menerima data ke atau dari Tiongkok. Dua senator AS ini juga melontarkan dalih “risiko keamanan nasional”, dengan mengklaim bahwa robot-robot Tiongkok mungkin memiliki celah keamanan (backdoor), yang tidak hanya dapat digunakan untuk mengumpulkan data terkait AS dan mengirimkannya kembali ke Tiongkok, tetapi juga berpotensi untuk diretas atau dibajak jarak jauh. Langkah ini merupakan upaya terbaru AS untuk membatasi produk teknologi dari Tiongkok. Awal pekan ini, Komisi Komunikasi Federal AS (FCC) telah memasukkan router konsumen buatan luar negeri ke dalam daftar yang dikendalikan. Bulan lalu, Departemen Pertahanan AS juga memasukkan beberapa perusahaan teknologi termasuk perusahaan robot Tiongkok ke dalam daftar hitam dengan alasan “terkait militer”. (Global Times)