Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
🇮🇷🇺🇸 48 jam terakhir situasi Iran: Tinggal satu langkah lagi—akan berperang atau berdialog?
Titik Kunci
Janji “10 hari ultimatum” dari Trump sebenarnya berakhir hari ini; rencana awalnya adalah pengeboman pada 6 April terhadap infrastruktur Iran.
Tapi tiba-tiba ia mengatakan “mungkin bisa dicapai gencatan senjata”, lalu menundanya hingga 7 April—dalam 24 jam terakhir inilah yang akan menentukan.
Rencana gencatan senjata: Perjanjian Islamabad (didukung Pakistan)
Tahap pertama: gencatan senjata segera + Iran membuka Selat Hormuz + AS dan Israel berhenti menyerang
Tahap kedua: negosiasi tatap muka dalam 15–20 hari, untuk ditukar dengan gencatan senjata jangka panjang
Pihak AS (Vance) dan Iran (Araghchi) melalui perantara Pakistan sedang menelaah rencana
Dampak pasar
Setuju gencatan senjata → pasar saham global berpotensi melonjak tajam dalam waktu singkat
Menolak → AS dan Israel membombardir Iran + Iran membalas terhadap fasilitas sipil negara-negara di kawasan Teluk → perang meningkat
Sikap Iran
Iran membuka Selat dengan syarat: harus dipungut biaya jalur pelayaran (tol), serta mengganti kerugian akibat perang
Perkiraan pesimistis: 6–10 miliar dolar AS; optimistis: 30 miliar dolar AS+
Pihak resmi Iran secara tegas menyatakan: tidak akan membuka Selat untuk “gencatan senjata sementara”, dan tidak menerima tekanan dari batas waktu terakhir
Ada data menarik (hasil survei Citrini Research)
Volume lalu lintas aktual di Selat Hormuz sekitar 2 kali lipat dari data publik (banyak kapal mematikan AIS)
Sebagian besar pemilik kapal sudah menerima membayar tol, dan sedang dalam antrean untuk mengajukan permohonan
Korban terbesar: penjual Saudi + pembeli China (siapa yang memakai, dia yang membayar)
Cuplikan medan perang: penyelamatan pilot militer AS
Dua pilot F-15E ditembak jatuh lalu mendarat di Iran
Operasi penyelamatan sangat menghabiskan biaya:
Membombardir/menembakkan dukungan perlindungan dalam radius belasan kilometer di sekitar
Setelah dua pesawat C-130 mengalami gangguan, pesawat tersebut dihancurkan sendiri (self-destruct)
Baru setelah dikirim tiga pesawat lagi, barulah mereka bisa menjemput orang-orang itu
Pihak Iran mengatakan operasi militer AS “benar-benar gagal”, serta menembak jatuh Black Hawk dan C-130; versi pihak AS berbeda
Terungkap masalah:
Di sebagian wilayah Iran ada “pemandu jalan” (orang yang memandu)
Pihak militer AS terlalu boros/terlalu mahal; jenis penyelamatan seperti ini tidak berkelanjutan
Sekarang adalah 24 jam terakhir dari “bernegosiasi soal uang vs membombardir.” Iran ingin mengenakan biaya, AS ingin gencatan senjata dengan imbalan akses ke Selat—kedua belah pihak sama-sama memberi tekanan maksimal.