Saya baru saja memikirkan sesuatu yang banyak trader pemula meremehkan: memahami jenis-jenis candlestick Jepang benar-benar adalah apa yang membedakan mereka yang menang dari yang kehilangan uang. Tidak sulit, tetapi kebanyakan orang tidak mempelajarinya dengan baik.



Lihat, candlestick Jepang berasal dari berabad-abad yang lalu di Jepang, ketika pedagang beras membutuhkan cara untuk memvisualisasikan pergerakan harga. Saat ini kita masih menggunakan logika yang sama, dan itu berhasil. Setiap candlestick menunjukkan empat data utama: di mana harga pembukaan, di mana harga penutupan, titik tertinggi, dan titik terendah. Dengan itu, kamu memiliki semua informasi yang diperlukan untuk membaca pasar.

Sekarang, jenis-jenis candlestick Jepang pada dasarnya dibagi menjadi dua: bullish dan bearish. Ketika harga penutupan lebih tinggi dari pembukaan, candlestick berwarna hijau atau putih, itu menunjukkan bahwa pembeli menang. Ketika menutup lebih rendah, muncul merah atau hitam, dan itu berarti penjual mengambil kendali. Sederhana, kan? Tapi di sinilah bagian yang menarik dimulai.

Ada pola tertentu yang berulang secara konstan dan jika kamu belajar mengenalinya, kamu bisa mengantisipasi pergerakan. Misalnya, hammer adalah candlestick dengan badan kecil tetapi bayangan bawah yang panjang, dan muncul setelah penurunan. Seperti pasar sedang berkata "mereka mencoba menurunkan lebih jauh, tetapi tidak bisa". Itu biasanya menandakan bahwa rebound akan terjadi. Saya telah melihat pola ini berfungsi berulang kali.

Lalu ada hanging man, yang terlihat mirip hammer tetapi muncul setelah kenaikan. Ini memberi tahu bahwa momentum bullish mulai kehabisan tenaga. Dan jika kamu benar-benar ingin menjadi teknikal, pola engulfing menunjukkan perubahan sentimen yang lebih jelas: sebuah candlestick kecil yang tertutup oleh yang besar menunjukkan pembalikan tren.

Hal yang paling saya sukai dari jenis-jenis candlestick Jepang adalah bahwa mereka memungkinkan kamu mengukur volatilitas. Ukuran candlestick dan panjang bayangannya memberi tahu seberapa kuat aksi harga tersebut. Candlestick dengan bayangan panjang berarti banyak ketidakpastian, banyak pergerakan tetapi tanpa arah yang jelas. Sebaliknya, candlestick dengan badan besar dan bayangan pendek menunjukkan keyakinan.

Dalam praktiknya, jika kamu melihat hammer setelah penurunan tajam, itu adalah sinyal bahwa penjual mulai kehabisan tenaga. Atau jika muncul pola engulfing bullish di grafik mata uang, itu berarti pembeli baru saja mengambil kendali setelah fase penjualan. Momen-momen ini adalah saat di mana kamu benar-benar bisa bertindak.

Sejujurnya, jenis-jenis candlestick Jepang adalah dasar dari analisis teknikal yang serius. Ini bukan sihir, hanya membaca apa yang pasar sedang teriak. Jika kamu meluangkan waktu untuk memahami pola-pola ini, pengambilan keputusan trading kamu akan jauh lebih baik. Sangat layak untuk mempelajari ini dengan baik sejak awal.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan