Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Saya baru saja membaca analisis yang cukup menarik tentang politik Timur Tengah. Menurut akademisi Bernard Haykel, pewaris tahta Arab Saudi memiliki sikap yang jelas terhadap rezim Iran, tetapi situasinya jauh lebih kompleks daripada yang terlihat pada pandangan pertama.
Yang menarik perhatian adalah ini: meskipun secara deklaratif menentang, pewaris tahta Arab Saudi benar-benar khawatir tentang konsekuensi dari kemungkinan runtuhnya Iran. Terlihat kontradiktif, tetapi masuk akal jika dipikirkan dari dinamika regional. Iran yang melemah atau mengalami kolaps total bisa mengganggu seluruh keseimbangan kekuasaan yang telah dijaga oleh Arab Saudi.
Bloomberg menyoroti bahwa inilah yang benar-benar membuat para pemimpin Saudi tidak tidur nyenyak. Jika Iran menjadi negara gagal, dampak geopolitiknya akan tak terduga. Kita berbicara tentang keamanan regional, aliran perdagangan, pengaruh strategis. Pewaris tahta Arab Saudi harus terus menavigasi garis tipis ini.
Ini mengingatkan kita bahwa politik internasional adalah tentang menghitung risiko, bukan hanya tentang preferensi ideologis. Bagaimana menurutmu dinamika ini?