Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Saya baru saja meninjau data terbaru tentang negara-negara dengan surplus ekonomi dan distribusinya cukup menarik. China memimpin jauh dengan 594 miliar, diikuti oleh Jerman dengan 250 miliar. Yang menarik adalah bagaimana negara-negara dengan surplus tersebar di berbagai wilayah.
Di Asia, selain China, menonjol Singapura dengan 155 miliar, Arab Saudi dengan 127 miliar, dan Swiss dengan 125 miliar. Rusia juga mempertahankan surplus yang cukup besar sebesar 122 miliar. Di Amerika, Brasil dan Belanda berkisar sekitar 92 miliar masing-masing, sementara Australia menutup top 10 dengan 83 miliar.
Kemudian ada Qatar, Norwegia, Korea Selatan, dan Italia dalam kisaran 50-76 miliar. Yang menarik adalah banyak negara dengan surplus moderat antara 10-50 miliar: Taiwan, Jepang, Uni Emirat Arab, Thailand, Indonesia, Polandia, dan lainnya. Dan di bagian bawah daftar terdapat negara-negara dengan surplus yang lebih kecil, antara 2-10 miliar.
Sejujurnya, data ini menunjukkan bagaimana negara-negara dengan surplus tersebar secara global, tetapi jelas ada konsentrasi di Asia dan Timur Tengah. Menarik melihat bagaimana kekuatan ekonomi setiap wilayah tercermin dalam angka-angka ini.