Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
AS Mencabut Izin Tinggal dari Kerabat Qasem Soleimani
(MENAFN) Otoritas AS telah mengambil tindakan terhadap anggota keluarga dari tokoh militer Iran almarhum Qasem Soleimani, mencabut status tempat tinggal dua kerabatnya dan menempatkan mereka dalam tahanan, menurut pernyataan resmi yang dirilis pada Sabtu.
Sebagaimana dinyatakan oleh laporan, Menteri Luar Negeri Marco Rubio memerintahkan pembatalan status tinggal tetap yang sah bagi Hamideh Soleimani Afshar, yang diidentifikasi sebagai keponakan Soleimani, beserta putrinya. Kedua individu tersebut kemudian ditangkap oleh agen federal dan saat ini ditahan oleh US Immigration and Customs Enforcement.
Pejabat membenarkan langkah tersebut dengan menunjuk pada dugaan ekspresi dukungan Afshar terhadap kepemimpinan Iran dan Islamic Revolutionary Guard Corps, yang diklasifikasikan AS sebagai entitas teroris. Otoritas juga merujuk pada aktivitas daringnya, dengan mengklaim bahwa ia membagikan konten yang sejalan dengan narasi negara Iran dan mendukung serangan yang menargetkan personel Amerika serta instalasi militer di kawasan tersebut.
Selain itu, pejabat AS mengonfirmasi bahwa suami Afshar telah ditolak masuk ke negara tersebut.
Menurut laporan, keputusan terkait yang terjadi lebih awal pada bulan ini melibatkan pencabutan status hukum bagi Fatemeh Ardeshir-Larijani, putri mantan sekretaris Dewan Keamanan Nasional Iran Ali Larijani, beserta suaminya Seyed Kalantar Motamedi. Kedua individu tersebut sejak itu telah meninggalkan Amerika Serikat dan dilarang kembali.
Langkah-langkah tersebut dilaporkan dilakukan secara koordinasi dengan Departemen Keamanan Dalam Negeri dan otoritas imigrasi, dengan pejabat menekankan bahwa individu yang dipandang mendukung apa yang mereka sebut sebagai rezim yang bermusuhan atau terkait terorisme tidak akan diizinkan untuk tetap berada di negara tersebut.
Perkembangan ini terjadi saat ketegangan terus berlanjut selama bulan kedua konflik AS-Israel yang sedang berlangsung dengan Iran.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Iran sebelumnya menyatakan bahwa Amerika Serikat memikul “tanggung jawab internasional yang pasti” atas pembunuhan Soleimani dan rekan-rekannya pada Januari 2020 melalui serangan drone dekat Bandara Baghdad.
MENAFN05042026000045017281ID1110943679