Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Baru saja menyadari sesuatu yang sangat menarik—Arthur Britto, salah satu pendiri XRP Ledger, tiba-tiba mengirimkan sebuah status di X setelah diam selama 14 tahun. Hanya dengan sebuah emoji, tetapi itu sudah cukup membuat seluruh komunitas XRP heboh.
CTO Ripple David Schwartz kemudian mengonfirmasi bahwa akun Arthur Britto memang asli, bukan diretas atau dicuri. Peristiwa ini sendiri sangat patut diperhatikan karena pria ini selama ini dikenal sangat tertutup.
Arthur Britto adalah salah satu dari tiga pencipta awal XRP Ledger, dua lainnya adalah David Schwartz dan Jed McCaleb. McCaleb kemudian mendirikan Stellar, Schwartz menjadi CTO Ripple, tetapi Arthur Britto sendiri jarang muncul di depan publik. Namun, dia lama dikaitkan dengan sebuah pernyataan berani—"XRP dirancang untuk mencapai $10.000". Pernyataan ini dikatakan berasal dari sebuah video YouTube tahun 2019, yang mengklaim bahwa Arthur Britto pernah meramalkan hal tersebut sekitar tahun 2017.
Visinya saat itu adalah membangun sebuah jaringan yang dapat menghubungkan semua orang di dunia. Untuk mewujudkan tujuan ini, Arthur Britto dan tim merancang XRP Ledger agar cepat, murah, dan mampu berkembang untuk mendukung miliaran pengguna. Menariknya, dalam sebuah memo internal tahun 2013, Arthur Britto secara tegas menyatakan bahwa XRP bukan tentang spekulasi harga atau trading. Dia pernah mengatakan bahwa nilai XRP mungkin tidak sepenting likuiditas, dan dia memperkirakan mayoritas pengguna dan institusi akan mengabaikan XRP saat menggunakan ledger ini.
Meskipun Arthur Britto tidak pernah bersuara, XRP Ledger sendiri telah berkembang menjadi jaringan yang kuat. Sekarang, ledger ini mendukung smart contract, CBDC, stablecoin tingkat institusi, DeFi, NFT, dan pembayaran lintas negara.
Yang paling penting, langkahnya ini datang di waktu yang sangat tepat. Baru-baru ini, XRP Ledger mencatat 1,5 juta transaksi dalam 24 jam—tertinggi dalam hampir empat bulan. Ada juga sejumlah sinyal lain yang menumpuk: aktivitas on-chain mencatat rekor, rumor IPO Ripple, tanda-tanda pasar bullish baru. Federal Reserve juga baru saja mengumumkan bahwa mereka tidak lagi menjadikan "risiko reputasi" sebagai faktor dalam pengawasan bank, yang berarti membuka pintu bagi bank untuk lebih bebas berpartisipasi dalam aset digital seperti XRP.
Perubahan regulasi ini, katalisator baru, ditambah dengan langkah seperti Arthur Britto, semuanya menunjukkan bahwa mungkin ada sesuatu yang lebih besar sedang terjadi di balik layar. Bisa jadi ini adalah peningkatan teknologi, perkembangan internal, kerjasama likuiditas global yang baru, atau strategi menanggapi meningkatnya minat dari institusi. Menariknya, saat Arthur Britto merancang XRP awalnya—untuk menghubungkan seluruh dunia—sekarang tampaknya pencapaian itu semakin dekat untuk terwujud.