Baru saja menemukan salah satu kisah bersejarah yang paling tak masuk akal. Ada seorang pria bernama Pata Seca di São Paulo, Brasil pada abad ke-19—dan hidupnya benar-benar liar.



Jadi pria itu sangat tinggi, sekitar 2,18 meter, yang sungguh gila untuk ukuran zaman pada masa itu. Pemiliknya secara harfiah hanya menggunakan dia untuk satu tujuan: membiakkan lebih banyak budak. Dan ini yang jadi makin gila—katanya dia menjadi ayah dari sekitar 200 hingga 300 anak selama kurun waktu itu. Tapi itu pun belum cerita yang lengkap.

Setelah perbudakan dihapus, semuanya berubah baginya. Dia menerima tanah, menetap, menikah, dan punya sembilan anak lagi bersama istrinya. Catatan-catatan lokal menunjukkan bahwa dia hidup sampai usia 130 tahun, yang benar-benar bikin takjub. Saat akhirnya dia meninggal, ribuan orang datang ke pemakamannya.

Yang bahkan lebih menarik adalah apa yang diklaim warga setempat sekarang—mereka bilang kira-kira sepertiga populasi kota mereka adalah keturunan Pata Seca. Seorang pria dengan kondisi tragis dalam perbudakan, yang entah bagaimana berubah menjadi warisan yang luar biasa itu. Ini salah satu catatan kecil dalam sejarah yang membuat Anda menyadari betapa saling terhubungnya semuanya. Ini hal yang cukup berat kalau dipikir-pikir.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan