Jadi, ada banyak banget cara untuk generate profit di pasar finansial. Beberapa orang fokus ke technical analysis, ada juga yang deep dive ke fundamental research. Tapi pertanyaannya, apa yang bisa kita lakukan kalau market lagi bearish berkepanjangan? Harga terus turun, terus turun. Nah, di sinilah shorting adalah strategi yang banyak orang overlooked.



Shorting adalah teknik di mana trader menjual aset dengan ekspektasi untuk membeli kembali di harga yang lebih rendah. Sounds simple, tapi sebenarnya ini adalah salah satu cara paling powerful untuk profit dari penurunan harga. Gue pernah lihat trader yang bisa maintain income mereka bahkan saat market crash, dan sebagian besar mereka paham betul konsep ini.

Cara kerjanya gimana? Shorting adalah aktivitas yang biasanya melibatkan borrowed funds. Bayangkan elo bearish terhadap suatu aset, terus elo setup collateral, borrow sejumlah tertentu, dan langsung dijual. Kalau market bergerak sesuai prediksi elo dan harga turun, elo beli kembali dengan harga lebih rendah, return ke lender, dan profit-nya adalah selisih harga jual dan jual ulang. Contoh konkretnya: elo borrow 1 BTC di harga $8.000, terus harga turun ke $6.000, elo beli balik dan return. Profit $2.000 minus fee dan bunga.

Tapi ini penting banget untuk diperhatikan: shorting adalah strategi yang punya unlimited downside risk secara teoritis. Kenapa? Karena harga bisa terus naik tanpa batas, sementara kalau long position, terburuk harga jatuh ke zero. Gue pernah lihat professional trader yang bangkrut karena underestimate risiko ini. Harga naik unexpected, posisi short mereka terjepit, dan liquidation terjadi sebelum mereka bisa react.

Oleh karena itu, shorting adalah strategi yang absolutely memerlukan risk management yang ketat. Invalidation points, stop-loss, position sizing—semua ini non-negotiable. Kebanyakan platform modern akan liquidate posisi elo sebelum margin balance jatuh negatif, tapi itu bukan alasan untuk complacent.

Ada beberapa cara untuk melakukan short terhadap crypto. Bisa via margin trading di berbagai platform yang menyediakan layanan ini, bisa juga via futures contracts yang lebih leverage-heavy, atau bahkan via options kalau elo mau yang lebih sophisticated. Masing-masing punya trade-off antara kompleksitas dan fleksibilitas.

Yang paling penting adalah paham bahwa shorting adalah tool, bukan magic bullet. Banyak retail traders yang attracted ke shorting karena mereka excited profit dari bear market, tapi mereka lupa bahwa unlimited losses itu real. Shorting adalah bagian dari toolkit trading yang valid, tapi harus dijalankan dengan discipline dan clear understanding tentang risiko yang involved.

Kalau elo interested untuk explore shorting lebih dalam, pastikan dulu elo sudah solid dengan konsep risk management. Practice di testnet atau paper trading kalau available. Dan yang paling penting, jangan pernah short dengan uang yang tidak bisa elo afford untuk lose. Pasar bisa irrational lebih lama dari ekspektasi elo, dan shorting adalah strategi yang bisa punish overconfidence dengan cepat.
BTC4,05%
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan