Sensex, Nifty Akan Tetap Tutup Pada 15 Januari Untuk Pemilihan Umum Warga Maharashtra

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

(MENAFN- IANS) Mumbai, 12 Jan (IANS) Bursa saham India akan tetap tutup untuk perdagangan pada 15 Januari karena pemilihan lembaga perbandaran di Maharashtra, demikian menurut pengumuman yang disampaikan oleh BSE dan NSE pada Senin.

BSE mengatakan dalam sebuah surat edaran bahwa tidak akan ada perdagangan di segmen ekuitas, derivatif ekuitas, derivatif komoditas, dan bukti penerimaan emas elektronik pada hari tersebut.

Ia juga menjelaskan bahwa kontrak-kontrak derivatif ekuitas yang semula dijadwalkan berakhir pada 15 Januari 2026 kini akan berakhir satu hari lebih awal pada 14 Januari.

Revisi-revisi ini akan tercermin dalam berkas master kontrak akhir hari (end-of-day).

Demikian pula, NSE merevisi komunikasinya sebelumnya dan mengonfirmasi bahwa 15 Januari akan menjadi hari libur perdagangan di segmen pasar modal serta segmen futures dan opsi.

Keputusan ini menyusul pernyataan pemerintah Maharashtra yang menetapkan hari libur publik pada 15 Januari berdasarkan Undang-Undang Negotiable Instruments Act, 1881, untuk memastikan kelancaran pelaksanaan pemilu di 29 lembaga perbandaran, termasuk Brihanmumbai Municipal Corporation di Mumbai.

Pemerintah negara bagian menggunakan wewenangnya berdasarkan Pasal 25 dalam Undang-Undang tersebut, sebagaimana diizinkan oleh Kementerian Dalam Negeri.

Pemungutan suara untuk BMC dan 28 lembaga perbandaran lainnya akan berlangsung pada 15 Januari, sementara penghitungan suara dijadwalkan pada 16 Januari.

Karena sebagian besar bank akan tetap tutup akibat hari libur publik, aktivitas perdagangan dan penyelesaian (settlement) di pasar saham ditiadakan untuk hari itu.

Sebelumnya, kedua bursa telah menunjukkan bahwa 15 Januari hanya akan menjadi hari libur penyelesaian (settlement holiday).

Namun, pengumuman tersebut kini telah diubah untuk menyatakan hari libur perdagangan penuh. Hari libur penyelesaian biasanya diumumkan selama pemilu atau peristiwa publik besar yang berdampak pada operasi perbankan dan kliring.

Dengan pembaruan ini, bursa saham India akan mencatat total 16 hari libur pada tahun 2026. 26 Januari akan menjadi hari libur pasar kedua pada bulan tersebut.

Hari libur besar lainnya pada paruh pertama tahun ini termasuk Holi pada 3 Maret, Ram Navami pada 26 Maret, Mahavir Jayanti pada 31 Maret, Good Friday pada 3 April, Ambedkar Jayanti pada 14 April, Maharashtra Day pada 1 Mei, dan Bakri Id pada 28 Mei.

MENAFN12012026000231011071ID1110586754

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan