Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Saya baru menyadari bahwa banyak pemula dalam trading crypto masih belum memahami konsep dasar. Hari ini saya akan menjelaskan tentang Entry, Stop Loss, dan Take Profit – tiga hal yang jika Anda tidak menguasainya, sulit untuk trading secara efektif.
Pertama adalah Entry. Entry sederhana adalah titik harga di mana Anda memulai sebuah posisi, baik itu membeli maupun menjual. Jika Anda masuk posisi dan menutup tepat di titik Entry tersebut, maka Anda akan break even. Cukup sederhana, bukan?
Namun yang penting adalah Anda harus tahu cara melindungi diri saat pasar bergerak berlawanan arah. Itu adalah Stop Loss. Stop Loss atau SL adalah perintah otomatis menutup posisi Anda jika harga turun ke level yang Anda tentukan. Untuk posisi Buy, Stop Loss harus lebih rendah dari Entry. Untuk posisi Sell, sebaliknya, Stop Loss harus lebih tinggi dari Entry. Yang penting adalah jangan menempatkan SL terlalu dekat dengan Entry karena saat pasar bergejolak, Anda bisa terkena stop out lalu kembali ke titik Entry. Hal ini cukup sering terjadi.
Sekarang mari bahas tentang Take Profit atau TP. Apa itu TP? TP adalah perintah otomatis untuk mengamankan keuntungan Anda saat harga mencapai level yang Anda inginkan. Untuk posisi Buy, TP harus lebih tinggi dari Entry. Untuk posisi Sell, TP harus lebih rendah dari Entry. Cara menempatkan TP juga mirip seperti SL tetapi dalam arah yang berlawanan.
Saya melihat banyak trader melewatkan langkah menempatkan Take Profit dan Stop Loss terlebih dahulu, tetapi itu adalah kesalahan. Dengan menempatkan level ini sebelumnya, Anda akan menghemat banyak waktu karena tidak perlu terus-menerus memantau trading. Selain itu, Anda akan mengurangi tekanan psikologis karena tahu bahwa kerugian Anda sudah terkendali dalam batas yang dapat diterima, biasanya 0.5 – 1% dari akun.
Ada trik yang cukup bagus yaitu Anda bisa menempatkan Stop Loss lebih kecil dari jarak antara Entry dan Take Profit. Dengan begitu, saat Anda melakukan banyak transaksi, posisi take profit akan menutupi kerugian dari posisi yang terkena Stop Loss.
Namun, ada juga risiko. Saat pasar bergerak sangat volatile, Anda bisa terkena stop out lalu kembali ke titik Entry atau bahkan melewati Take Profit. Atau terkadang Anda masuk posisi dengan sangat baik tetapi posisi terkena Take Profit terlalu cepat, lalu harga kembali naik tajam. Tetapi tetap saja, memasang SL atau TP sangat penting, terutama saat trading Futures. Jika Anda melepas Stop Loss, Anda bisa mengalami margin call atau bahkan kehilangan seluruh modal. Lebih baik trading dengan risiko kecil tapi bertahan lama.
Singkatnya, jika Anda ingin trading lebih profesional, Take Profit dan Stop Loss adalah dua perintah penting yang tidak boleh diabaikan. Mereka akan membantu Anda menghemat waktu dan meningkatkan efisiensi trading Anda. Memahami apa itu TP dan cara menggunakannya dengan benar akan sangat membantu Anda dalam mengelola risiko dengan lebih baik.