Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Reformasi yang dipimpin oleh CM Dhami Mendorong Pendapatan Pertambangan Uttarakhand Melewati Rp 1.200 Crore
(MENAFN- IANS) Dehradun, 5 April (IANS) Uttarakhand telah mencatat lonjakan pendapatan pertambangan yang bersejarah, menembus ambang batas Rs 1.200 miliar untuk pertama kalinya, karena pemerintah daerah di bawah Gubernur/ Kepala Menteri Pushkar Singh Dhami mengaitkan pertumbuhan tersebut pada kombinasi transparansi, inovasi teknologi, dan penegakan yang ketat terhadap aktivitas ilegal.
Menurut data resmi, dinas pertambangan negara bagian menghasilkan Rs 1.217 miliar pada tahun anggaran 2025–26, secara signifikan melampaui target Rs 950 miliar.
Pendapatan tersebut mencakup Rs 1.130 miliar yang disetor ke kas negara bagian, Rs 80 miliar yang disumbangkan ke District Mineral Foundation (DMF), serta Rs 7 miliar yang dikumpulkan melalui State Mineral Exploration Trust (SMET).
Kinerja ini menandai kenaikan yang cukup besar dibanding tahun anggaran sebelumnya 2024–25, ketika dinas tersebut mencatat Rs 1.041 miliar dengan target Rs 875 miliar, yang menunjukkan pertumbuhan yang konsisten di sektor tersebut.
Para pejabat mengatakan peningkatan stabil dalam pendapatan pertambangan mencerminkan dampak reformasi yang diperkenalkan di bawah kepemimpinan Kepala Menteri Dhami, dengan fokus pada transparansi, akuntabilitas, dan perubahan sistematis.
Negara bagian ini telah menyaksikan lonjakan pendapatan yang luar biasa dari Rs 110 miliar pada 2012–13 menjadi lebih dari Rs 1.200 miliar pada 2025–26.
Pemerintah daerah telah menyederhanakan kebijakan mineral dan merampingkan regulasi untuk mendorong pertambangan yang legal sambil menindak penggalian, transportasi, dan penyimpanan ilegal.
Izin usaha pertambangan kini dialokasikan melalui proses yang transparan, yang menurut para pejabat telah membantu meningkatkan kepercayaan investor dan menghasilkan pendapatan.
Pemantauan yang didorong oleh teknologi telah memainkan peran penting dalam memperkuat penegakan.
Negara bagian telah menerapkan Mining Digital Transformation and Surveillance System (MDTSS), di mana 45 gerbang e-check modern yang dilengkapi kamera Automatic Number Plate Recognition (ANPR) dan teknologi RFID telah dipasang di seluruh empat distrik dataran.
Selain itu, platform digital seperti Mineral Management System, e-Ravanna, Mining e-Services, Surveillance Enforcement System, dan Decision Support System telah diperkenalkan untuk meningkatkan efisiensi dan menekan praktik-praktik yang merugikan.
Untuk semakin mengamankan operasi, pemerintah daerah telah memperkenalkan kertas khusus dengan fitur keamanan untuk sistem e-Ravanna, yang bertujuan mencegah penipuan dan penyalahgunaan.
Para pejabat mengklaim bahwa langkah-langkah ini telah secara signifikan mengurangi aktivitas pertambangan ilegal dan berkontribusi pada lonjakan pendapatan.
Reformasi tersebut juga telah mendapat pengakuan tingkat nasional.
Pada 28 Maret 2026, inisiatif MDTSS dan e-Khanna Security Paper dianugerahi SKOCH Award (Gold) dalam sebuah acara yang digelar di New Delhi.
Lebih lagi, Uttarakhand berhasil meraih posisi kedua di antara negara bagian kategori ‘C’ dalam Minor Mineral Reforms oleh Kementerian Pertambangan, dengan memperoleh insentif sebesar Rs 100 miliar.
Negara bagian tersebut juga menerima tambahan Rs 100 miliar di bawah State Mining Readiness Index untuk kinerja yang lebih baik.
Para pejabat mengatakan bahwa kombinasi penegakan yang ketat, reformasi kebijakan, dan integrasi teknologi telah menempatkan sektor pertambangan Uttarakhand sebagai model pemerintahan yang baik, sehingga berkontribusi secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi negara bagian tersebut.
MENAFN05042026000231011071ID1110944197