【Ekonomi Hong Kong】Laporan WTO: Hong Kong diperkirakan akan naik ke posisi kelima sebagai ekonomi perdagangan terbesar di dunia pada tahun 2025, dengan total perdagangan barang menyumbang 3% dari seluruh dunia

Pemerintah mengutip laporan《Global Trade Outlook and Statistics》yang diterbitkan oleh Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), yang menyebutkan bahwa pada 2025, Hong Kong melonjak menjadi ekonomi ke-5 terbesar di dunia dalam perdagangan barang, dengan peringkat naik dua tingkat dibanding tahun sebelumnya. Nilai total perdagangan barang tumbuh 17,5% year-on-year menjadi 1,585 triliun dolar AS (sekitar 12,36 triliun dolar HK), serta menyumbang 3% dari total dunia.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa tahun lalu, Hong Kong adalah ekonomi ke-5 terbesar di dunia dalam perdagangan barang, dengan peringkat ekspor perdagangan barang di urutan ke-5, dan impor di urutan ke-6; keduanya masing-masing naik 3 peringkat dibanding 2024.

Secara global, pada 2025 urutan 10 besar ekonomi dalam perdagangan barang hampir sama dengan 2024. Tiongkok Daratan, Amerika Serikat, Jerman, dan Belanda masih menduduki empat besar teratas. Hong Kong naik dua peringkat ke posisi kelima, disusul berturut-turut oleh Inggris, Jepang, Prancis, Italia, dan Meksiko.

Laporan itu juga menyebutkan bahwa Hong Kong merupakan ekonomi peringkat ke-22 dalam perdagangan jasa bisnis global pada 2025. Ekspor perdagangan jasa bisnis berada di peringkat ke-23, sedangkan impor perdagangan jasa bisnis di peringkat ke-25; keduanya tetap sama seperti pada 2024. Total nilai perdagangan jasa bisnis adalah 211 miliar dolar AS, naik 6,6% year-on-year, dan menyumbang 1,2% dari total dunia.

Tahun lalu, Hong Kong berada di peringkat ke-22 dalam perdagangan jasa bisnis global, ekspor jasa bisnis di peringkat ke-23, dan impor jasa bisnis di peringkat ke-25, semuanya tidak berubah year-on-year. Total nilai perdagangan jasa bisnis adalah 2.110 miliar dolar AS, menyumbang 1,2% dari total dunia, dan meningkat 6,6% dibanding 2024.

K. Liu Ying-wa: Hong Kong menunjukkan ketangguhan kuat dalam perdagangan luar negeri

Kepala Biro Urusan Keuangan dan Ekonomi, K. Liu Ying-wa, mengatakan bahwa laporan tersebut sepenuhnya menunjukkan bahwa sepanjang tahun lalu, meskipun menghadapi berbagai tantangan yang ditimbulkan oleh geopolitik dan proteksionisme perdagangan, perdagangan luar negeri Hong Kong memperlihatkan ketangguhan yang kuat, dan pencapaiannya sangat menggembirakan.

Ia juga menambahkan bahwa Hong Kong selama ini menganut perdagangan bebas, dengan tegas mendukung dan menjaga sistem perdagangan multilateral berbasis aturan, sehingga memberikan pasar yang dapat diprediksi dan transparan bagi mitra dagang. Selain itu, Hong Kong memaksimalkan keunggulan institusional di bawah prinsip “satu negara, dua sistem”, serta lingkungan bisnis yang sangat internasional, sehingga menjadi pintu gerbang perdagangan dan bisnis yang paling penting dan paling fleksibel di kawasan ini.

Pemerintah akan terus mendorong perdagangan secara penuh, dengan fokus pada penguatan dukungan agar perusahaan-perusahaan di Tiongkok Daratan dapat menembus pasar global melalui Hong Kong sebagai platform, membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru, dan memastikan peran Hong Kong sebagai “superconnector” dan “super-value provider”.

		Rubrik Hot Talk Keuangan
	





	Akankah konflik AS-Iran berlarut-larut? Apakah pasar meremehkan risiko resesi ekonomi global?
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan