Pasar India Pulih dari Kerugian Awal dan Berakhir Menguat di Tengah Volatilitas

(MENAFN- AsiaNet News)

Bursa saham pulih dari kerugian awal pada Kamis dan menutup sesi dalam zona hijau, mencerminkan ketahanan sentimen investor meski terdapat ketidakpastian global. Indeks Nifty 50 ditutup pada 22.713,10, naik 33,70 poin atau 0,15 persen, sedangkan BSE Sensex ditutup pada 73.319,55, naik 185,23 poin atau 0,25 persen.

Volatilitas Pasar dan Analisis Para Ahli

Pasar dibuka dengan catatan lemah di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik. Namun, pemulihan sepanjang hari membantu indeks-indeks ditutup dengan kenaikan. Vinod Nair, Kepala Riset di Geojit Investments, mengatakan, “Pasar saham ekuitas India dibuka dengan posisi tertinggal karena ancaman baru Trump untuk menyerang Iran “sangat keras”. Penjualan terjadi secara luas di seluruh sektor, dengan IT sebagai satu-satunya pengecualian. Pemulihan intraday yang didorong short-covering kemudian terjadi, meski kurang memiliki kedalaman keyakinan yang sesungguhnya. Selama Timur Tengah tetap menjadi ladang bubuk mesiu yang siap meledak, pasar akan terus diperdagangkan berdasarkan berita, bukan fundamental, sehingga volatilitas tetap tinggi dan kejelasan arah sulit didapat.”

Indeks Sensex dan Nifty anjlok lebih dari 2 persen pada sesi pembukaan Kamis karena pidato Trump tidak memberikan garis waktu kapan konflik akan berakhir. Sesi tetap volatil karena kekhawatiran global membebani sentimen. Harga minyak mentah Brent melonjak sekitar 8 persen pada Kamis menjadi USD 109 per barel, sehingga memunculkan kekhawatiran terkait inflasi dan stabilitas ekonomi.

Pasar Asia yang Lebih Luas

Di pasar Asia yang lebih luas, sebagian besar indeks ditutup lebih rendah. Indeks Nikkei 225 Jepang turun 2,73 persen menjadi 52.314, KOSPI Korea Selatan melemah 4,67 persen menjadi 5.234, indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,66 persen menjadi 25.127, dan indeks berbobot Taiwan kehilangan 1,85 persen untuk ditutup di 32.572.

Kinerja Berdasarkan Sektor

Dari sisi sektor, terlihat tren campuran di NSE. Nifty IT muncul sebagai peraih kenaikan tertinggi, naik 2,60 persen. Nifty Metal naik 0,39 persen, dan Nifty FMCG naik 0,21 persen. Namun, Nifty Auto turun 0,62 persen, sementara indeks Nifty Pharma dan PSU Bank juga ditutup dalam zona merah. Indeks Nifty Oil and Gas tergelincir 0,79 persen.

Pembaruan Pasar Komoditas

Di pasar komoditas, harga emas turun 3,26 persen menjadi Rs 1,48,700 untuk 10 gram pada 24 karat di tengah volatilitas tinggi. Harga perak juga jatuh tajam lebih dari 6 persen menjadi Rs 2,28,821 per kg.

Minggu Depan dan Prospek Pasar

Pelaku pasar kini secara ketat memantau perkembangan kunci pada pekan mendatang. Rapat Komite Kebijakan Moneter (MPC) Bank Sentral India akan menjadi fokus utama, dengan ekspektasi jeda suku bunga. Namun, investor akan mengikuti komentar bank sentral terkait inflasi, prospek pertumbuhan, dan arah kebijakan.

Aktivitas perdagangan akan tetap terhenti pada Jumat karena libur Good Friday, dan pasar akan kembali beroperasi pekan depan. (ANI)

(Kecuali judul, kisah ini tidak diedit oleh staf Asianet Newsable English dan diterbitkan dari umpan tersindikasi.)

MENAFN02042026007385015968ID1110935156

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan