Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pasar India Pulih dari Kerugian Awal dan Berakhir Menguat di Tengah Volatilitas
(MENAFN- AsiaNet News)
Bursa saham pulih dari kerugian awal pada Kamis dan menutup sesi dalam zona hijau, mencerminkan ketahanan sentimen investor meski terdapat ketidakpastian global. Indeks Nifty 50 ditutup pada 22.713,10, naik 33,70 poin atau 0,15 persen, sedangkan BSE Sensex ditutup pada 73.319,55, naik 185,23 poin atau 0,25 persen.
Volatilitas Pasar dan Analisis Para Ahli
Pasar dibuka dengan catatan lemah di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik. Namun, pemulihan sepanjang hari membantu indeks-indeks ditutup dengan kenaikan. Vinod Nair, Kepala Riset di Geojit Investments, mengatakan, “Pasar saham ekuitas India dibuka dengan posisi tertinggal karena ancaman baru Trump untuk menyerang Iran “sangat keras”. Penjualan terjadi secara luas di seluruh sektor, dengan IT sebagai satu-satunya pengecualian. Pemulihan intraday yang didorong short-covering kemudian terjadi, meski kurang memiliki kedalaman keyakinan yang sesungguhnya. Selama Timur Tengah tetap menjadi ladang bubuk mesiu yang siap meledak, pasar akan terus diperdagangkan berdasarkan berita, bukan fundamental, sehingga volatilitas tetap tinggi dan kejelasan arah sulit didapat.”
Indeks Sensex dan Nifty anjlok lebih dari 2 persen pada sesi pembukaan Kamis karena pidato Trump tidak memberikan garis waktu kapan konflik akan berakhir. Sesi tetap volatil karena kekhawatiran global membebani sentimen. Harga minyak mentah Brent melonjak sekitar 8 persen pada Kamis menjadi USD 109 per barel, sehingga memunculkan kekhawatiran terkait inflasi dan stabilitas ekonomi.
Pasar Asia yang Lebih Luas
Di pasar Asia yang lebih luas, sebagian besar indeks ditutup lebih rendah. Indeks Nikkei 225 Jepang turun 2,73 persen menjadi 52.314, KOSPI Korea Selatan melemah 4,67 persen menjadi 5.234, indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,66 persen menjadi 25.127, dan indeks berbobot Taiwan kehilangan 1,85 persen untuk ditutup di 32.572.
Kinerja Berdasarkan Sektor
Dari sisi sektor, terlihat tren campuran di NSE. Nifty IT muncul sebagai peraih kenaikan tertinggi, naik 2,60 persen. Nifty Metal naik 0,39 persen, dan Nifty FMCG naik 0,21 persen. Namun, Nifty Auto turun 0,62 persen, sementara indeks Nifty Pharma dan PSU Bank juga ditutup dalam zona merah. Indeks Nifty Oil and Gas tergelincir 0,79 persen.
Pembaruan Pasar Komoditas
Di pasar komoditas, harga emas turun 3,26 persen menjadi Rs 1,48,700 untuk 10 gram pada 24 karat di tengah volatilitas tinggi. Harga perak juga jatuh tajam lebih dari 6 persen menjadi Rs 2,28,821 per kg.
Minggu Depan dan Prospek Pasar
Pelaku pasar kini secara ketat memantau perkembangan kunci pada pekan mendatang. Rapat Komite Kebijakan Moneter (MPC) Bank Sentral India akan menjadi fokus utama, dengan ekspektasi jeda suku bunga. Namun, investor akan mengikuti komentar bank sentral terkait inflasi, prospek pertumbuhan, dan arah kebijakan.
Aktivitas perdagangan akan tetap terhenti pada Jumat karena libur Good Friday, dan pasar akan kembali beroperasi pekan depan. (ANI)
(Kecuali judul, kisah ini tidak diedit oleh staf Asianet Newsable English dan diterbitkan dari umpan tersindikasi.)
MENAFN02042026007385015968ID1110935156