Saya memperhatikan statistik yang menarik tentang mata uang dan paspor di seluruh dunia. Ternyata, mata uang termahal di dunia bukanlah dolar atau euro. Di peringkat teratas duduk dinar Arab: dinar Kuwait, Bahrain, dan Oman. Dinar Kuwait telah lama memimpin daftar mata uang termahal, lalu disusul oleh negara-negara tetangga di Teluk Persia.



Menariknya, kekuatan ekonomi suatu mata uang tidak selalu sejalan dengan kekuatan paspor. Lihatlah: Kuwait memiliki mata uang termahal, tetapi paspornya tidak masuk dalam top-3 dalam hal kebebasan bergerak. Sementara itu, Singapura, Korea Selatan, dan Jepang memiliki beberapa paspor terkuat di dunia berdasarkan jumlah destinasi tanpa visa. Warga negara dari negara-negara ini dapat mengunjungi paling banyak negara tanpa visa tanpa pengajuan visa terlebih dahulu.

Negara-negara Eropa seperti Jerman, Prancis, dan Swiss menjaga keseimbangan: mereka memiliki mata uang yang kuat, dan paspornya juga masuk peringkat teratas. Franc Swiss masuk dalam top-10 mata uang termahal, dan paspor Swiss memberikan akses ke 227 negara tanpa visa. Tampaknya, stabilitas ekonomi dan reputasi politik tetap memainkan peran. Menariknya, beberapa pulau seperti Cayman dan Bermuda juga memiliki mata uang yang mahal berkat keterkaitan dengan британской экономикой.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan