FTN Cocoa mencatat 10 tahun berturut-turut mengalami kerugian pada tahun 2025

FTN Cocoa Processors Plc telah merilis hasil keuangan tahun 2025 yang telah diaudit untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025, melaporkan rugi sebelum pajak sebesar N252,65 juta.

Ini menandai tahun ke-10 berturut-turut mengalami kerugian, meskipun merupakan perbaikan dibandingkan rugi sebesar N9,5 miliar pada tahun 2024

Selain itu, laporan tersebut mengungkap pertumbuhan pendapatan yang signifikan, karena pendapatan melonjak sebesar 310%, mencapai N5,65 miliar, naik dari N1,38 miliar pada tahun sebelumnya.

LebihCerita

Keuntungan diaudit Wema Bank 2025 mencapai N221,8 miliar atas pinjaman, investasi

3 April 2026

Mengapa Consolidated Hallmark melaporkan penurunan keuntungan 65%

3 April 2026

Meski pertumbuhan ini mengesankan, biaya langsung yang tinggi, khususnya yang didorong oleh biaya bahan baku, melampaui pendapatan dan berkontribusi besar terhadap kerugian perusahaan pada 2025.

**Sorotan Utama (2025 vs 2024) **

  • Pendapatan: N5,65 miliar, naik 310% YoY
  • Harga pokok penjualan: N6,33 miliar, naik dari N536,6 juta
  • Rugi kotor (loss): N685,92 juta, dibandingkan laba kotor sebesar N839,2 juta
  • Biaya penjualan dan distribusi: N28,8 juta, naik dari N17,4 juta
  • Beban usaha: N847,9 juta, naik dari N409,6 juta
  • Keuntungan selisih kurs: N1,844 miliar, dibandingkan rugi selisih kurs sebesar N11,675 miliar
  • Laba/rugi usaha: N304,72 juta, dibandingkan rugi sebesar N10,31 miliar pada 2024
  • Rugi setelah pajak: N252 juta, turun dari rugi N9,5 miliar pada 2024
  • Rugi per saham: N0,06, turun dari rugi sebesar N2,44

**Pendorong kerugian **

FTN Cocoa mencatat pertumbuhan pendapatan yang mengesankan, tetapi tidak cukup untuk menutupi biaya untuk menghasilkan pendapatan tersebut akibat tingginya biaya bahan baku.

Pertumbuhan pendapatan didorong oleh kenaikan tajam ekspor produk kakao, termasuk cocoa butter, cake, dan liquor, sementara penjualan lokal bubuk kakao dan minyak inti kelapa sawit juga berkontribusi terhadap pendapatan secara keseluruhan.

  • Namun, biaya bahan baku melonjak menjadi N5,27 miliar dari hanya N131 juta pada 2024, sehingga mendorong harga pokok penjualan menjadi N6,33 miliar; sekitar 12% lebih tinggi dari pendapatan, yang menghasilkan rugi kotor sebesar N686 juta.

Meski demikian, FTN Cocoa berhasil membukukan laba usaha sebesar N284,45 juta, didukung oleh keuntungan selisih kurs sebesar N1,8 miliar, dibandingkan rugi selisih kurs sebesar N10,6 miliar pada 2024.

Tidak adanya rugi selisih kurs pada 2025, tidak seperti pada 2024, merupakan faktor kunci yang menurunkan rugi sebelum pajak.

**Neraca **

Total aset meningkat menjadi N22,14 miliar pada 2025 dari N21,09 miliar pada 2024, mencerminkan pertumbuhan sedikit sekitar 5%, yang didorong oleh properti, pabrik, peralatan, dan pengembangan perkebunan.

  • Namun, ekspansi ini disertai lonjakan tajam pada liabilitas, yang meningkat menjadi N21,61 miliar, terutama karena pinjaman, yang berada di N21,1 miliar pada 2025.

Ekuitas melemah selama periode tersebut, turun menjadi N543 juta dari N3,44 miliar pada 2024 karena akumulasi kerugian menggerus laba ditahan, yang kini berada pada posisi defisit sebesar N26,83 miliar.

  • Selain itu, penurunan Capital Reserve (Hybrid Capital) sebesar N2,4 miliar, dari N12,54 miliar pada 2024 menjadi N10,14 miliar pada 2025, turut berkontribusi yang sama terhadap penurunan ekuitas.

**Reaksi pasar:  **

Pada Kamis, 2 April 2026, saham ditutup pada harga N5,33 per saham di NGX, yang menunjukkan kenaikan YtD sebesar 6,6%

FTN Cocoa saat ini merupakan saham yang paling terkepitalisasi ke-91 di NGX, dengan kapitalisasi pasar sebesar N20,8 miliar.


Add Nairametrics on Google News

Ikuti kami untuk Berita Terbaru dan Kecerdasan Pasar.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan