Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Para peneliti mengusulkan metode rekayasa fitur dengan mengendalikan vektor intervensi untuk mempengaruhi perilaku model
Berita ME, 4 April (UTC+8), baru-baru ini, sebuah metode penelitian yang disebut “representation engineering” diajukan, dengan tujuan menyediakan AI model cara transparansi dan kontrol dari atas ke bawah. Inti dari metode ini adalah menghitung sebuah “control vector”, yang dapat dibaca saat inferensi model atau ditambahkan ke nilai aktivasi model, untuk menjelaskan atau mengendalikan perilaku model; seluruh proses tidak perlu bergantung pada prompt engineering atau fine-tuning model. Para peneliti mengeksplorasi penerapan control vector untuk mensimulasikan karakteristik seperti “kondisi halusinogen”, “kemalasan”, dan “kerajinan”, serta merilis paket alat terkait di PyPI.
Control vector adalah kumpulan vektor (satu per lapisan), yang secara langsung mengubah keluarannya dengan menerapkannya pada hidden state model. Misalnya, setelah menerapkan sebuah vektor “bahagia” pada model Mistral-7B-Instruct, jawabannya atas pertanyaan “bagaimana rasanya menjadi AI?” berubah dari jawaban versi dasar “Saya tidak merasakan atau mengalami apa pun” menjadi respons yang penuh semangat. Pandangan dalam artikel ini menyatakan bahwa, dibandingkan dengan prompt engineering, control vector menawarkan cara intervensi perilaku yang lebih langsung dan lebih mendasar, yang dapat digunakan untuk melawan serangan jailbreak atau meningkatkan kemampuan model untuk menahan gangguan. Namun, mekanisme kerja internalnya masih belum sepenuhnya dipahami; misalnya, apakah vektor tersebut sesuai dengan satu konsep semantik tertentu, dan hal-hal semacam itu menjadi arah penelitian ke depan. (Sumber: InFoQ)