Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Belakangan ini ada yang bertanya tentang perbedaan antara kontrak berbasis koin dan U-based, jadi saya akan bahas topik ini.
Sederhananya, kontrak berbasis koin menggunakan koin sebagai margin, dan keuntungan serta kerugian dihitung dalam koin, sedangkan U-based sepenuhnya menggunakan U. Tapi ada satu hal yang menarik—kontrak berbasis koin secara bawaan memiliki sifat leverage satu kali untuk posisi long. Kenapa begitu? Karena kamu harus membeli koin secara spot dengan U terlebih dahulu, dan fluktuasi harga koin akan langsung mempengaruhi bagian spot-mu, jadi sejak awal kontrak berbasis koin sudah memiliki sifat leverage long.
Saya rasa cara paling keren adalah kontrak berbasis koin satu kali untuk posisi short. Secara prinsip, kontrak ini setara dengan leverage nol, sehingga tidak akan pernah mengalami margin call. Saat harga koin turun, kamu akan mendapatkan lebih banyak koin, dan saat harga naik, meskipun jumlah koin berkurang, harga per koin menjadi lebih tinggi, sehingga total nilai pasar tetap sama. Misalnya kamu membeli BTC senilai 10.000 USD secara spot, lalu membuka kontrak short berbasis koin satu kali, tidak peduli seberapa besar fluktuasi harga, nilai totalmu tetap 10.000 USD. Lebih penting lagi, biaya dana BTC sebagian besar waktu positif, sehingga kontrak short ini bisa terus-menerus menerima biaya dana sebagai pendapatan, dengan annualized sekitar 7%. Ini adalah yang kita sebut arbitrase tanpa risiko, cukup dengan ini saja kamu bisa mengungguli sebagian besar trader saham.
Mekanisme margin kontrak berbasis koin juga sangat unik. Margin disimpan dalam bentuk koin, tetapi saat menghitung nilainya, menggunakan harga U saat membuka posisi. Ini berarti fluktuasi harga koin tidak langsung mempengaruhi margin dan harga margin call-mu.
Mengingat kontrak berbasis koin secara bawaan memiliki sifat leverage long, kontrak long satu kali akan mengalami margin call saat harga koin turun 50%. Misalnya saat membuka posisi dengan 10.000 U membeli 10.000 koin, dan harga koin turun hampir 50%, kamu perlu menambah margin. Pada saat itu, dengan 10.000 U yang sama, kamu bisa membeli 20.000 koin untuk menambah margin, sehingga tidak akan pernah margin call. Dan ada keuntungan besar di sini—dengan membeli lebih banyak koin saat harga rendah, begitu harga kembali naik, nilai koin tambahan ini juga akan menghasilkan keuntungan. Awalnya 10.000 koin rugi 5.000 U, setelah menambah margin menjadi 30.000 koin, selama harga kembali ke 67% dari harga saat membuka posisi, kamu bisa kembali ke posisi impas.
Selanjutnya, lihat kontrak short tiga kali berbasis koin, yang akan margin call saat harga naik 50%. Misalnya saat membuka posisi dengan 20.000 U membeli 20.000 koin, dan satu bagian 10.000 koin digunakan untuk posisi short tiga kali. Saat harga naik 50% dan hampir margin call, kamu bisa menggunakan bagian lain 10.000 koin untuk menambah margin. Keunggulan di sini adalah—harga koin sudah naik, dan 10.000 koin ini bernilai sekitar 15.000 U, tetapi kamu hanya perlu menambah margin sebesar 10.000 U untuk menggeser harga margin call dua kali lipat, sehingga tingkat keamanan jauh lebih tinggi dibanding kontrak U-based.
Secara umum, keunggulan kontrak berbasis koin terutama terlihat dalam leverage rendah. Saran saya adalah leverage 1-3 kali sudah cukup, jangan serakah membuka leverage terlalu tinggi. Setelah memahami logika kontrak berbasis koin ini secara mendalam, kamu akan menemukan banyak cara dalam manajemen risiko dan arbitrase yang tidak bisa dilakukan oleh kontrak U-based.