Saya menyadari bahwa banyak orang di komunitas trading membahas pola cangkir dengan pegangan, tetapi tidak semua memahami cara menggunakannya dengan benar. Secara pribadi, saya percaya bahwa ini adalah salah satu alat paling andal untuk menangkap sinyal bullish, jika tahu apa yang harus diperhatikan.



Secara visual, pola ini memang menyerupai cangkir teh dengan pegangan — dari situlah namanya. Intinya adalah setelah tren naik, harga mulai mengkonsolidasi, membentuk dasar berbentuk U yang membulat. Ini adalah momen di mana pasar mencerna kenaikan sebelumnya. Kemudian harga pulih kembali ke level tertinggi sebelumnya, membentuk tepi cangkir di level resistance.

Setelah itu, mulai terbentuk pegangan — periode singkat di mana harga sedikit bergerak turun atau mengkonsolidasi. Ini adalah tahap akhir dari pengusiran pemegang posisi yang lemah. Volume selama pegangan biasanya menurun, menunjukkan penurunan tekanan dari penjual. Di sinilah bagian paling menarik dari trading cangkir dengan pegangan — breakout di atas level resistance dengan volume yang meningkat. Ini adalah sinyal kunci untuk masuk posisi.

Apa yang penting saat menganalisis pola ini? Pertama, kedalaman cangkir tidak boleh melebihi sepertiga dari tren naik sebelumnya. Semakin lama pola terbentuk, biasanya semakin kuat pola tersebut. Pegangan harus dangkal, terletak di bagian atas, dan tidak boleh turun di bawah setengah tinggi cangkir. Pegangan yang terlalu dalam mengurangi keandalan seluruh pola.

Volume adalah hal yang selalu saya perhatikan terlebih dahulu. Di sisi kiri cangkir, volume harus lebih tinggi, lalu secara bertahap menurun ke dasar. Saat harga pulih ke tepi kanan, volume meningkat. Selama pegangan, volume menurun, tetapi saat breakout, volume meningkat tajam. Ini mengonfirmasi bahwa pergerakan tersebut serius.

Bagaimana menerapkan pola cangkir dengan pegangan secara praktis? Saya mencari di grafik cangkir yang membulat dengan pegangan berikutnya, memeriksa apakah sesuai dengan karakteristik yang diperlukan. Kemudian saya perhatikan volume — harus mengikuti pola yang saya jelaskan. Titik masuk adalah breakout di atas resistance dengan volume yang meningkat. Saya menempatkan stop-loss sedikit di bawah pegangan. Target keuntungan dihitung dengan mengukur kedalaman cangkir dan memproyeksikannya ke atas dari titik breakout.

Pola ini membutuhkan latihan dan perhatian terhadap detail, tetapi ketika Anda belajar melihat dan menganalisisnya dengan benar, pola ini menjadi alat yang kuat dalam arsenal trading. Yang utama adalah tidak terburu-buru masuk, menunggu konfirmasi volume, dan secara ketat mengikuti manajemen risiko. Seiring waktu, pendekatan ini terhadap trading cangkir dengan pegangan menjadi kebiasaan kedua.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan