Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Tether atau penundaan pendanaan: valuasi sebesar 500B dolar AS menghadapi ujian pasar
CoinDesk melaporkan, pada 4 April, penerbit stablecoin Tether sedang mendorong investor untuk berpartisipasi dalam putaran pendanaan terbarunya dalam dua minggu ke depan, dengan target valuasi setinggi 500 miliar dolar AS; jika permintaan pasar tidak mencukupi, perusahaan mungkin memilih untuk menunda rencana pendanaan tersebut.
Valuasi ini akan menempatkan Tether di jajaran institusi keuangan terbesar di dunia, hanya di bawah JPMorgan Chase, dan melampaui Bank of America. Saat ini, produk utamanya USDT bernilai sekitar 184 miliar dolar AS, sebagai stablecoin terbesar di dunia.
Sebelumnya diberitakan bahwa Tether pernah mempertimbangkan menghimpun dana 15 miliar hingga 20 miliar dolar AS melalui pendanaan privat, dengan valuasi sekitar 500 miliar dolar AS, tetapi CEO perusahaan Paolo Ardoino menyatakan bahwa angka-angka tersebut lebih banyak merupakan pembahasan yang bersifat asumsi. Namun, perusahaan tetap berkali-kali membela valuasi tersebut, dengan mengatakan kemampuan menghasilkan laba perusahaan dapat disejajarkan dengan industri berpertumbuhan tinggi seperti AI.
Selain itu, Tether sedang mempercepat proses audit. Menurut laporan, perusahaan telah menunjuk KPMG untuk melakukan audit komprehensif pertama atas cadangan USDT, sementara PwC terlibat dalam persiapan sistem internal. Langkah ini dipandang sebagai langkah penting untuk meningkatkan transparansi.
Analisis pasar menilai bahwa jika pendanaan berjalan lancar, hal itu akan semakin memperkuat posisi Tether di bidang stablecoin dan juga bidang keuangan yang lebih luas; tetapi valuasi yang terlalu tinggi juga dapat menjadi hambatan utama bagi keputusan investor.