Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Deep Tide TechFlow berita, 04 April, Pengadilan Rakyat Distrik Qinzhou, Tianshui, Gansu baru-baru ini mengadili sebuah kasus pidana terkait mata uang virtual di mana terdakwa menggunakan pekerjaan sampingan "pengantaran berpenghasilan tinggi" dan, meskipun mengetahui bahwa dana tersebut berasal dari penipuan, dalam waktu 7 hari melakukan beberapa kali penarikan tunai di area blind spot pengawasan dengan total lebih dari 390k yuan, serta menukarkan dana tersebut menjadi mata uang virtual dan mentransfernya ke atasannya untuk mendapatkan keuntungan sebesar 21.5k yuan. Pengadilan menilai bahwa terdakwa telah melakukan perbuatan menyembunyikan dan menutupi hasil kejahatan, dan memvonisnya dengan hukuman penjara selama 2 tahun 4 bulan serta denda 10k yuan, dan memerintahkan pengembalian hasil kejahatan yang diperoleh secara ilegal.
Hakim mengingatkan bahwa penarikan tunai secara offline telah menjadi tahap kunci dalam "pembersihan" dana hasil kejahatan penipuan telekomunikasi, dan "pengantaran berpenghasilan tinggi" serta "pembayaran harian" sering kali merupakan bagian dari rantai penipuan. Masyarakat harus waspada terhadap tindakan menerima uang tunai, mentransfer dana, dan membantu memindahkan dana, agar tidak menjadi pelaku kejahatan.