Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Jika kamu pernah sekali saja melakukan trading dengan leverage di kripto, kamu tahu betapa menakutkannya hal itu. Harga melonjak beberapa persen — dan tiba-tiba posisi kamu menghilang. Likuidasi di bursa terjadi setiap hari, kadang hingga ratusan juta dolar sekaligus. Mari kita bahas bagaimana ini bekerja dan mengapa orang bisa kehilangan modal begitu cepat.
Ketika cryptocurrency mengalami lonjakan tajam, layanan analitik langsung mencatat gelombang penutupan posisi paksa. Saya ingat, pada Desember 2023, ketika Bitcoin turun lebih dari 3 ribu dolar, layanan seperti Coinglass menunjukkan bahwa dalam satu malam posisi hampir setengah miliar dolar dilikuidasi. Kebanyakan trader bertaruh pada kenaikan — dan kalah.
Semua dimulai dari trading margin. Intinya sederhana: kamu menyetor, misalnya, 100 dolar sebagai jaminan, dan bursa memberi pinjaman 400 dolar. Jadi, posisi totalnya 500 dolar. Jika harga naik 10%, kamu mendapatkan keuntungan 50 dolar — itu 50% dari jaminanmu. Kedengarannya keren, kan? Tapi jika harga turun 10%, kamu kehilangan 50 dolar yang sama, dan jaminanmu menjadi 50 dolar. Di sinilah masalah mulai muncul.
Bursa tidak membiarkan trader kehilangan uang begitu saja. Ketika jaminanmu turun di bawah level tertentu, sistem secara otomatis menutup posisi — ini yang disebut likuidasi. Rumusnya sederhana: jika kamu menggunakan leverage 5x, posisi dilikuidasi saat harga turun 20%. Dengan leverage 10x — saat 10%. Semakin tinggi leverage, semakin dekat kamu ke tepi jurang.
Ada alat yang membantu memantau likuidasi di bursa secara real-time. Bot di Telegram dan X terus-menerus memberi tahu tentang gelombang penutupan posisi. Bagi sebagian orang, ini bahkan menjadi cara trading — mereka melihat di mana likuidasi terjadi dan trading berlawanan arah.
Sekarang tentang bagaimana agar tidak kehilangan semuanya. Alat paling sederhana adalah stop-loss. Kamu menetapkan harga di mana posisi otomatis dijual. Jika pasar bergerak melawanmu sebesar 2-3%, order akan terselamatkan, dan kamu kehilangan jumlah yang terkendali daripada menunggu likuidasi penuh.
Aturan kedua: ukuran posisi lebih penting dari yang terlihat. Bayangkan: kamu punya 5 ribu dolar. Pilihan pertama — kamu memakai jaminan 100 dolar dengan leverage 10x, mendapatkan posisi sebesar seribu dolar. Stop-loss di 2,5% — kerugian maksimal 25 dolar, setengah persen dari deposit. Pilihan kedua — 2500 dolar jaminan dengan leverage 3x, posisi 7500 dolar. Stop-loss yang sama — kerugian 187 dolar, hampir 4% dari deposit. Kamu lihat? Bahkan leverage yang lebih kecil bisa lebih berbahaya jika posisi lebih besar.
Ketika kamu melihat berita tentang likuidasi di bursa hingga setengah miliar dolar, ingatlah: ini bukan sekadar angka. Ini orang-orang yang meremehkan risiko. Manajemen modal bukan sekadar teori membosankan, ini adalah perbedaan antara tetap berada di permainan atau tidak. Rencanakan strategimu sebelum membuka posisi. Berapa maksimum yang siap kamu kehilangan? Pada level berapa kamu keluar? Jawaban atas pertanyaan ini menyelamatkan depositmu.