Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Baru-baru ini saya menyadari bahwa banyak orang di komunitas kripto masih belum menggunakan trailing stop, padahal ini adalah salah satu alat paling berguna untuk mengelola posisi. Biasanya orang menetapkan stop tetap dan entah kehilangan uang karena noise pasar, atau secara manual menggesernya sambil duduk di depan layar. Sedangkan trailing stop bekerja berbeda — ini seperti autopilot untuk keuntungan Anda.
Apa intinya? Trailing stop secara otomatis mengikuti harga saat bergerak menguntungkan Anda, menjaga jarak tetap. Anda menetapkan jarak (misalnya, 5 persen), dan stop “menempel” pada harga, bergerak naik saat posisi long atau turun saat posisi short. Jika pasar berbalik dan harga menjauh dari trailing Anda, posisi akan tertutup secara otomatis.
Contoh praktis: membeli Bitcoin seharga 30 ribu dengan trailing stop 5%. Harga naik ke 31,5 ribu — stop naik ke 29,925 ribu. Selanjutnya BTC menuju 33 ribu, stop sekarang di 31,35 ribu. Jika harga turun ke 31,2 ribu, posisi akan tertutup dengan keuntungan. Lihat, bagaimana ini bekerja? Anda menangkap kenaikan, tetapi terlindungi dari pembalikan.
Mengapa ini keren? Pertama, trailing stop menghilangkan emosi dari proses trading. Tidak perlu duduk dan tebak kapan harus keluar. Kedua, otomatis menyesuaikan dengan kondisi pasar — tidak memerlukan koreksi manual terus-menerus. Ketiga, Anda mengunci keuntungan di puncak, tanpa berusaha menangkap satoshi terakhir.
Banyak trader meremehkan trailing stop, menganggapnya rumit. Padahal ini salah satu cara paling sederhana dan efektif untuk membuat trading lebih tidak stres dan lebih menguntungkan. Jika Anda belum mencoba alat ini, saya sarankan untuk mencobanya secara langsung.