Broker Menteri Pertahanan AS Berencana Beli Dana Pertahanan Sebelum Serangan Iran

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

(MENAFN- IANS) New York, 31 Maret (IANS) Seorang perantara untuk Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menelusuri investasi bernilai jutaan dolar pada saham-saham pertahanan hanya beberapa minggu sebelum serangan US-Israel terhadap Iran.

Perantara tersebut di Morgan Stanley mendekati BlackRock pada Februari untuk mengalokasikan dana ke sebuah ETF yang berfokus pada pertahanan yang terkait dengan kontraktor seperti Lockheed Martin dan Northrop Grumman. Perusahaan-perusahaan semacam itu biasanya diuntungkan dari meningkatnya belanja militer di tengah ketegangan geopolitik dan aktivitas militer, demikian laporan kantor berita Xinhua yang mengutip Financial Times.

Investasi itu tidak terlaksana karena kendala keter-batasan ketersediaan platform Morgan Stanley, tetapi waktu pelaksanaannya menimbulkan pengawasan mengingat peran penting Hegseth dalam membentuk kebijakan AS terhadap Iran.

Departemen Pertahanan AS (Pentagon) mengatakan laporan itu keliru dan menuntut pencabutan.

“Tuduhan ini sepenuhnya salah dan dibuat-buat,” kata Kepala Juru Bicara Pentagon Sean Parnell di media sosial. “Ini adalah fitnah tanpa dasar lain yang tidak jujur, dirancang untuk menyesatkan publik.”

Laporan itu muncul di tengah sorotan yang lebih luas terhadap transaksi yang dilakukan di pasar keuangan dan pasar prediksi menjelang keputusan kebijakan besar Presiden AS Donald Trump, demikian laporan media setempat.

Sementara itu, Presiden Trump telah mengatakan kepada para ajudannya bahwa ia bersedia mengakhiri perang AS-Israel dengan Iran meskipun Selat Hormuz tetap sebagian besar tertutup, demikian laporan The Wall Street Journal pada Senin malam, mengutip pejabat-pejabat dari pemerintahan Trump.

Trump dan para ajudannya baru-baru ini menilai bahwa sebuah misi untuk membuka jalur energi global yang penting itu akan mendorong perang dengan Iran melampaui tenggat waktunya, yaitu empat hingga enam minggu, kata laporan tersebut.

Akibatnya, Trump memutuskan bahwa Amerika Serikat harus fokus pada pencapaian tujuan utamanya untuk melumpuhkan angkatan laut Iran serta cadangan rudal, sekaligus menekan Teheran secara diplomatis agar memulihkan arus perdagangan yang bebas melalui selat tersebut, dan, jika upaya-upaya ini gagal, Gedung Putih akan mendorong sekutu Eropa dan negara-negara Teluk untuk mengambil peran utama dalam membukanya kembali, menurut para pejabat.

MENAFN31032026000231011071ID1110921991

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan