Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Selat Hormuz Terhambat, Banyak Negara Beralih ke Batubara untuk Mengatasi Krisis
Tanya AI · Bagaimana perubahan kebijakan batubara Indonesia akan mengubah pasar global?
Pada 27 Maret, menurut CCTV Finance, pelayaran Selat Hormuz yang terus terhambat meningkatkan ketidakpastian pasokan energi bagi beberapa negara Asia yang sangat bergantung pada impor minyak dan gas. Baru-baru ini, Korea Selatan, Thailand, dan Indonesia secara berurutan mengeluarkan langkah-langkah untuk merespons, dengan meningkatkan penggunaan serta produksi batubara.
Di Korea Selatan, pemerintah baru-baru ini memutuskan untuk menerapkan secara ketat kebijakan pembatasan nomor akhir kendaraan di sektor transportasi kendaraan dinas, serta menyerukan agar sektor swasta juga turut aktif berpartisipasi. Pada saat yang sama, pemerintah Korea Selatan juga mengumumkan pembatalan batasan yang sebelumnya membatasi pembangkitan listrik berbasis batu bara hingga 80% dari kapasitas terpasang.
Selain itu, untuk meredakan tekanan pasokan energi jangka pendek, Thailand, Vietnam, dan negara-negara lain saat ini tengah meningkatkan upaya pengembangan pembangkit listrik tenaga batu bara di dalam negeri guna mengurangi ketergantungan pada energi impor.
Indonesia adalah eksportir terbesar batubara termal di dunia, dengan volume ekspornya menyumbang sekitar setengah dari total ekspor global. Pemerintah Indonesia baru-baru ini memutuskan untuk mengubah kuota produksi tahunan batubara pada tahun 2026; rencananya meningkatkan produksi batubara, serta mempertimbangkan agar batubara yang diproduksi diprioritaskan untuk penggunaan dalam negeri daripada ekspor. Pemerintah Indonesia sebelumnya menyatakan sedang meninjau kembali pajak ekspor batubara, dengan rencana meningkatkan tarif pajak seiring dengan kenaikan harga batubara global.