Mari kita bahas tentang PoS mining – ini salah satu topik paling populer dalam dunia kripto selama beberapa tahun terakhir, dan bukan tanpa alasan.



Pada dasarnya, staking adalah ketika Anda menyimpan koin di dompet dan mendapatkan penghasilan reguler dari situ. Tidak perlu perangkat mahal, tidak perlu perhitungan kompleks. Uang benar-benar bekerja untuk uang. Ide ini muncul sejak 2011 berkat PeerCoin, tetapi saat itu ini adalah mekanisme pendukung.

Secara sederhana: PoS mining bekerja seperti ini – Anda mengumpulkan sejumlah token tertentu, menempatkannya di node, dan berpartisipasi dalam validasi blok. Sebagai imbalannya, jaringan membayar Anda bunga. Besarnya hadiah tergantung pada berapa banyak yang Anda investasikan. Kedengarannya seperti deposito di bank, bukan?

Apa yang menarik dari PoS mining? Pertama, proses validasi bekerja jauh lebih cepat daripada PoW tradisional. Ini berarti transaksi lebih cepat dan biaya lebih rendah. Kedua, jaringan dilindungi dengan cara yang lebih hemat biaya – hacker tidak akan menguntungkan merusak sistem di mana mereka sendiri memiliki uang. Tapi ada juga kekurangan: ambang masuk bisa tinggi. Misalnya, di Ethereum diperlukan 32 ETH, yang pada tahun 2023 bernilai sekitar 40.000 dolar.

Perbedaan dari PoW jelas: dalam mining klasik, diperlukan perangkat keras yang kuat, sedangkan dalam staking cukup memiliki koin di akun. Ini lebih demokratis, meskipun Bitcoin dan blockchain besar lainnya belum beralih dari PoW.

Begitu juga dengan Ethereum. Vitalik Buterin berjanji akan beralih ke PoS selama bertahun-tahun, tetapi ternyata lebih rumit dari yang diperkirakan. Dan akhirnya, pada 15 September 2022, The Merge pun terjadi – jaringan sepenuhnya beralih ke staking. Penambangan ETH dengan PoW menjadi tidak mungkin. Ya, ada fork untuk mereka yang ingin terus mining, tetapi popularitasnya tidak berkembang.

Jika Anda memutuskan untuk mencoba PoS mining, mulai dengan memilih koin. Cari proyek dengan ide kuat, kapitalisasi besar, dan tim berpengalaman. Contoh teratas: Ethereum, BNB, Cardano, Polkadot, Avalanche, Cosmos, Toncoin, NEAR Protocol, Algorand. Mudah menemukannya melalui agregator seperti Coinmarketcap atau CoinGecko.

Panduan praktisnya sederhana: beli koin di bursa, unduh dompet yang mendukung staking (lebih baik resmi), transfer dana ke sana, dan mulai staking. Selanjutnya, cukup tunggu hadiah. Satu-satunya catatan – komputer harus menyala agar jaringan dapat mengakses node Anda. Internet harus stabil, sistem operasi – yang modern.

Mengenai Ethereum: menjalankan validator sendiri mahal, jadi lebih nyaman menggunakan staking pool dari platform besar. Mereka memungkinkan memulai dengan jumlah kecil – misalnya, dari 0,01 ETH daripada 32 ETH. Token yang diperoleh bisa ditarik setelah beberapa bulan setelah pembaruan Shanghai.

Menghitung keuntungan mudah: kalikan tingkat bunga tahunan dengan jumlah yang diinvestasikan. Atau gunakan kalkulator online – banyak platform besar menyediakannya. PoS mining memang menjadi cara yang lebih terjangkau untuk menghasilkan uang dari kripto, dan ini salah satu alasan mengapa staking semakin populer.
ETH-0,54%
BTC-0,07%
BNB0,61%
ADA-0,32%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan