Belakangan ini saya memikirkan satu pertanyaan, bagaimana seharusnya orang biasa menjalani hidup? Sejujurnya, kenyataan yang berdarah-darah hanyalah satu kata: cari uang.



Kamu membuka mata, dunia ini bertanya padamu, apakah kamu punya uang? Rumah sakit tidak akan memberi pengobatan gratis karena kamu baik hati, tetapi orang kaya sekalipun jahat tetap bisa hidup dengan baik. Itulah kenyataan.

Saya melihat terlalu banyak orang membagi energi mereka ke berbagai hal, seperti cinta, keluarga, jaringan relasi, lalu apa hasilnya? Hampa. Karena mereka sama sekali tidak menyelesaikan masalah mencari uang. Kamu akan menyadari, sebagian besar rasa sakit dan kekhawatiran, pada akhirnya, disebabkan oleh kekurangan uang. Tanpa uang, kamu akan melihat sisi paling buruk dari manusia. Kebaikanmu tidak akan mendapatkan penghormatan, melainkan keraguan dan serangan. Orang lain akan mencari kekurangan dari dirimu, memikirkan mengapa kamu begitu gagal.

Ini adalah aturan permainan dalam masyarakat berbasis uang. Selama kamu tahu cara mencari uang, kamu berada di tingkat yang berbeda dalam masyarakat. Orang kaya bisa boros sesuka hati, memanfaatkan pengaruh, sedangkan orang miskin selalu diatur di mana-mana. Tidak menciptakan nilai, tidak mencari uang, orang lain akan otomatis menganggapmu sebagai "sampah". Tanpa kemampuan mandiri untuk menghasilkan uang, kamu hanya bisa bergantung pada orang lain, hidup sesuai dengan wajah mereka.

Begitu orang menjadi miskin, semangat mereka akan menurun, mental pun akan melemah. Demi mempertahankan pekerjaan, kamu selalu memikirkan bagaimana membuat atasan puas. Kebebasan dan kemandirian? Itu bagi kebanyakan orang hanyalah barang mewah.

Tapi ada satu masalah. Banyak orang terlalu kuat rasa moralnya, selalu merasa ini tidak boleh dilakukan, itu juga tidak boleh dilakukan. Biarkan mereka mencari uang, sama saja seperti mengupas kulit mereka satu per satu. Mereka mencari berbagai alasan untuk menghindar, tenggelam dalam emosi negatif dan tidak bisa keluar. Memiliki rasa malu adalah penghalang terbesar. Orang hebat tidak peduli apakah mereka tampil baik atau tidak, mereka hanya peduli bagaimana menyelesaikan sesuatu. Jadi, "tidak punya malu" bisa diartikan sebagai "tanpa ego", ini adalah tingkat kehidupan yang sangat tinggi.

Saya menemukan bahwa orang yang mampu mencari uang, umumnya bukan orang yang "baik". Tapi para "karakter keras" ini sedikit demi sedikit membangun karier mereka, membuat diri dan keluarga hidup bahagia, serta memiliki banyak teman. Otak mereka, kecerdasan emosional, ketahanan mental, semuanya jauh di atas orang biasa. Mereka yang tidak mampu mencari uang, tidak peduli seberapa rajin dan cerdas mereka tampil, jika dilihat lebih dalam, pada dasarnya hanyalah kucing berbulu.

Mencari uang sebenarnya adalah latihan spiritual terbaik. Rasa rileks yang sejati berasal dari ketegangan dan intensitas yang dulu pernah dialami. Hari-hari yang bersinar itu adalah hasil dari tantangan demi tantangan yang mereka hadapi. Tidak melakukan apa-apa hanya akan membawa penderitaan, fokus pada satu hal saja bisa membawa kebahagiaan sejati.

Begitu kamu mencoba merasakan sensasi mencari uang, kamu tidak akan pernah kembali ke kehidupan pasif menunggu dan diatur orang lain. Mengalihkan semua energi ke mencari uang, maka kekhawatiran dan kebingungan akan terselesaikan. Melakukan terlalu banyak hal yang tidak berhubungan dengan mencari uang hanya akan membawa masalah yang tak berujung. Mengabaikan mencari uang, menunggu hidup mengaturmu.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan