Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Saya baru saja menemukan karya Jen Stark dan sangat memukau. Seniman dari Miami yang kini tinggal di Los Angeles ini telah melakukan perjalanan yang cukup menarik, beralih dari media tradisional seperti kayu dan logam menjadi salah satu suara paling menarik di ruang NFT.
Hal pertama yang langsung mencengangkan saat melihat Instagram-nya adalah ledakan warna dan pola. Semuanya tampak kacau pada awalnya, tetapi jika diperhatikan dengan seksama, ada matematika murni di balik setiap karya. Jenna Stark belajar di Maryland Institute College of Art pada tahun 2005 dan bertahun-tahun menciptakan seni fisik, tetapi selama pandemi dia memutuskan untuk menjelajahi NFT. Dia pindah ke Los Angeles tepat saat dunia NFT sedang mencapai puncaknya pada tahun 2021, dan itu memberinya ruang mental untuk bereksperimen dengan media baru.
NFT pertamanya, berjudul Multiverse, menjadi titik balik. Itu bukan sekadar konversi karya fisiknya ke digital, melainkan evolusi yang nyata. Jen Stark membawa pola khasnya ke dalam animasi yang berulang tanpa henti, menciptakan apa yang dia gambarkan sebagai kebun binatang psikodelik dari bentuk-bentuk berlapis. Ini adalah jenis karya yang membuatmu terhipnotis jika melihatnya cukup lama.
Yang menarik adalah sumber inspirasinya tetap sama sepanjang kariernya: alam. Meskipun karya-karyanya tampak sangat abstrak dan psikodelik, Jenna Stark mengambil semuanya langsung dari dunia alami. Dia berbicara tentang matematika dalam alam, angka pi dalam spiral, fraktur, dan bagaimana warna di alam menyampaikan niat, baik untuk menarik perhatian maupun untuk memperingatkan. Sangat memukau karena dia mengubah konsep ilmiah menjadi seni visual yang secara emosional menyentuh.
Pada tahun 2021, dia berkolaborasi dengan Art Blocks dalam proyek bernama Vortex, serangkaian seni generatif sebanyak seribu karya di mana setiap NFT berputar secara kaleidoskopik. Dia secara harfiah mengubah patung kertas potongan lamanya menjadi kode, mempertahankan esensi karya fisiknya tetapi dalam format digital. Tahun itu dia mulai mendapatkan pengakuan serius, dan pada tahun 2022, Christie's memasukkan karya Light Box nomor 2-nya dalam lelang besar dan mengundang Jenna Stark untuk berbicara di puncak acara seni dan teknologi mereka.
Tahun 2022 itu juga dia meluncurkan Cosmic Cuties, serangkaian 333 NFT penuh energi positif, dengan mata besar dan senyuman khasnya, semuanya dibalut pola bergelombang berwarna yang membuatnya langsung dikenali. Ini adalah koleksi yang menyampaikan kebahagiaan, sesuatu yang jarang ditemukan di ruang NFT.
Saat ditanya apa saran yang akan dia berikan kepada seniman lain, jawabannya cukup langsung: fokuslah pada apa yang kamu cintai, bertahanlah, akan ada orang yang mengatakan kamu tidak bisa, tetapi dia memutuskan untuk mengikuti jalannya sendiri. Dia bilang bahwa keras kepala adalah sekutu terbaiknya. Dan jelas itu berhasil.
Yang paling saya sukai dari Jen Stark adalah dia tidak reinventing diri untuk NFT, melainkan menemukan kanvas baru. Visinya tetap konsisten, inspirasinya tetap alam, tetapi sekarang dia bisa menjangkau kolektor di seluruh dunia dengan cara yang tidak pernah bisa dilakukan oleh patung fisiknya. Ini mengingatkan bahwa seniman terbaik tidak mengubah esensi mereka saat mengadopsi teknologi baru, mereka hanya memperluas jangkauan mereka. Sangat layak mengikuti karya-karyanya jika kamu tertarik melihat ke mana arah seni digital.