Tentara AS dalam satu hari dua pesawat tempur ditembak jatuh, dua helikopter terkena tembakan

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Kantor Berita Xinhua, Teheran/Washington, 3 April—Pada 3 April, Iran secara berturut-turut mengumumkan bahwa pihaknya telah menembak jatuh satu pesawat tempur militer AS dan satu pesawat penyerang. Pihak AS mengonfirmasi bahwa militer AS telah menyelamatkan satu pilot pesawat tempur, dan sedang mencari pilot lainnya. Media AS melaporkan bahwa pesawat penyerang itu telah jatuh, dan pilotnya berhasil diselamatkan; selain itu, dua helikopter militer AS yang ikut dalam operasi pencarian dan penyelamatan ditembak/diincar oleh Iran, sehingga personel di dalamnya mengalami luka.

Lebih awal pada hari itu, sebuah pesawat tempur dua kursi F-15E “Strike Eagle” milik Angkatan Udara AS ditembak jatuh di atas wilayah udara Iran. Menurut laporan media negara-negara Teluk, setidaknya dua helikopter penyelamat milik militer AS HH-60 “Pave Hawk”, satu pesawat pencarian dan penyelamatan jarak jauh HC-130J “Combat King II” yang mengisi bahan bakar untuk pesawat tersebut di udara, serta satu pesawat nirawak MQ-9 “Reaper” memasuki wilayah Iran untuk melakukan operasi pencarian dan penyelamatan, menemukan dan menyelamatkan seorang pilot yang sempat melontarkan diri. Pilot lainnya masih belum diketahui keberadaannya, dan pencarian masih berlangsung.

Stasiun penyiaran publik Israel melaporkan bahwa, berkat informasi yang diberikan kepada pihak AS untuk membantu pihak AS menemukan pilot tersebut, lokasi pesawat tempur yang ditembak jatuh berada di Provinsi Khuzestan, di bagian barat Iran yang berbatasan dengan Irak. Selama periode tersebut, militer Israel menangguhkan serangan udara terhadap wilayah terkait.

Menurut CBS AS yang mengutip pejabat-pejabat AS sebagai sumber, termasuk helikopter yang membawa pilot yang berhasil diselamatkan, dua helikopter mengalami tembakan senjata ringan dari darat Iran dalam perjalanan pulang, yang menyebabkan beberapa personel kru mengalami luka ringan. Pada akhirnya, kedua helikopter mendarat dengan selamat.

Pihak militer Iran mengatakan bahwa unit pertahanan udara Iran pada hari itu juga menembak jatuh satu pesawat penyerang A-10 “Warthog” milik AS di wilayah udara dekat Selat Hormuz. Menurut laporan media AS, pesawat tempur bermesin tunggal itu terkena tembakan saat memberikan dukungan bagi operasi pencarian dan penyelamatan yang disebutkan di atas; pilot menerbangkan pesawat yang mengalami kerusakan hingga masuk ke wilayah udara Kuwait, kemudian melontarkan diri, dan pesawat tersebut jatuh.

Ada media AS yang menunjukkan bahwa militer AS kehilangan dua pesawat tempur dalam satu hari, kurang dari 48 jam setelah Presiden AS Donald Trump dalam pidato televisi nasional menyatakan bahwa operasi militer terhadap Iran meraih “kemenangan yang cepat, tegas, dan menyeluruh”.

Pada awal Maret, tiga pesawat tempur “Strike Eagle” milik AS jatuh di Kuwait setelah “kecelakaan penembakan oleh pasukan sendiri” (friendly fire), dan keenam pilot semuanya selamat. (Selesai)

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan