Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Zaharova: Jepang mempercepat penyimpangan dari konstitusi perdamaian pasca perang, mengancam keamanan Asia Timur Laut
Keuangan Rakyat, 1 April—pada waktu setempat 1 April, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Zakharova, dalam konferensi pers rutin menanggapi berbagai pertanyaan yang diajukan oleh reporter TV Pusat (CCTV) terkait isu seperti Jepang yang secara signifikan menyimpang dari kewajiban pascaperang dan penempatan kekuatan militer di Asia Timur Laut. Zakharova menyatakan bahwa pernyataan dan tindakan pihak Jepang semakin membuktikan bahwa Jepang tengah mempercepat penyimpangan dari prinsip perdamaian yang termuat dalam konstitusinya. Konstitusi tersebut sebelumnya secara hukum telah menetapkan bahwa Jepang melepaskan hak untuk berperang, melepaskan kepemilikan angkatan bersenjata, melarang penempatan sistem rudal di wilayahnya sendiri, serta memperluas gudang senjata serang generasi baru. Namun, langkah-langkah yang saat ini ditempuh pihak Jepang selaras dengan jalur berbahaya menuju percepatan militerisasi. Ia menambahkan bahwa bila tindakan Jepang untuk menyangkal sejarah dan memutarbalikkan sejarah ditambah lagi, akibatnya akan tidak terbayangkan. Pihak Rusia sebelumnya berkali-kali melalui jalur diplomatik dan forum publik menegaskan bahwa kebijakan Jepang ini menimbulkan dampak negatif terhadap stabilitas dan keamanan kawasan, termasuk kepentingan Rusia. Pihak Rusia terus memantau perkembangan tersebut secara seksama, dan terlebih dahulu mempertimbangkannya secara penuh ketika menyusun langkah-langkah balasan yang diperlukan untuk memastikan kemampuan pertahanan negara. (Berita CCTV)