Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
UEA, 7 Negara Lain Kecam Hukum Mati Israel Untuk Palestina
(MENAFN- Khaleej Times) Delapan negara “dengan tegas mengutuk” langkah Israel untuk mengesahkan undang-undang yang menetapkan hukuman mati sebagai vonis default bagi warga Palestina yang dinyatakan bersalah atas serangan mematikan di pengadilan militer, demikian pernyataan bersama yang dirilis Pakistan pada Kamis.
Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab, Pakistan, Turki, Mesir, Indonesia, Yordania, Qatar, dan Arab Saudi dalam pernyataan tersebut, juga menekankan “kebutuhan mendesak untuk menahan diri dari langkah-langkah” yang berisiko semakin mengobarkan ketegangan di lapangan.
Direkomendasikan Untuk Anda Pembaruan maskapai UAE, aturan transit untuk warga negara Iran
Para Menteri memperingatkan terhadap praktik-praktik Israel yang semakin diskriminatif dan meningkat, yang mengakar pada sistem apartheid serta wacana penolakan yang menyangkal hak-hak yang tak dapat dicabut dan bahkan keberadaan rakyat Palestina di Wilayah Palestina yang Diduduki (OPT).
** Tetap ikuti kabar terbaru. Ikuti KT di Kanal WhatsApp.**
Mereka menegaskan bahwa legislasi ini merupakan eskalasi berbahaya, terutama mengingat penerapannya yang diskriminatif terhadap para tahanan Palestina, serta menekankan bahwa langkah-langkah semacam itu berisiko memperparah ketegangan dan melemahkan stabilitas regional.
Negara-negara tersebut juga menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi para tahanan Palestina di tahanan Israel, seraya memperingatkan meningkatnya risiko di tengah laporan-laporan tepercaya tentang terjadinya pelecehan yang berlanjut, termasuk penyiksaan, perlakuan tidak manusiawi dan merendahkan martabat, kelaparan, serta penolakan atas hak-hak dasar. Mereka menekankan bahwa praktik-praktik ini mencerminkan pola pelanggaran yang lebih luas terhadap rakyat Palestina.
Mereka menegaskan kembali penolakan mereka terhadap kebijakan Israel yang diskriminatif secara rasial, menindas, dan agresif yang menargetkan warga Palestina.
Para Menteri juga menekankan kebutuhan mendesak untuk menahan diri dari langkah-langkah yang diberlakukan oleh kekuatan pendudukan yang berisiko semakin mengobarkan ketegangan di lapangan. Mereka menegaskan pentingnya memastikan akuntabilitas dan menyerukan upaya internasional yang diperkuat untuk menjaga stabilitas serta mencegah kemerosotan lebih lanjut.
JUGA DIBACA
Indonesia menyebut undang-undang hukuman mati Israel untuk Palestina sebagai “pelanggaran berat” terhadap hak asasi manusia Parlemen Israel menyetujui RUU hukuman mati bagi Palestina yang divonis bersalah atas serangan mematikan
MENAFN02042026000049011007ID1110937023