UEA, 7 Negara Lain Kecam Hukum Mati Israel Untuk Palestina

(MENAFN- Khaleej Times) Delapan negara “dengan tegas mengutuk” langkah Israel untuk mengesahkan undang-undang yang menetapkan hukuman mati sebagai vonis default bagi warga Palestina yang dinyatakan bersalah atas serangan mematikan di pengadilan militer, demikian pernyataan bersama yang dirilis Pakistan pada Kamis.

Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab, Pakistan, Turki, Mesir, Indonesia, Yordania, Qatar, dan Arab Saudi dalam pernyataan tersebut, juga menekankan “kebutuhan mendesak untuk menahan diri dari langkah-langkah” yang berisiko semakin mengobarkan ketegangan di lapangan.

Direkomendasikan Untuk Anda Pembaruan maskapai UAE, aturan transit untuk warga negara Iran

Para Menteri memperingatkan terhadap praktik-praktik Israel yang semakin diskriminatif dan meningkat, yang mengakar pada sistem apartheid serta wacana penolakan yang menyangkal hak-hak yang tak dapat dicabut dan bahkan keberadaan rakyat Palestina di Wilayah Palestina yang Diduduki (OPT).

** Tetap ikuti kabar terbaru. Ikuti KT di Kanal WhatsApp.**

Mereka menegaskan bahwa legislasi ini merupakan eskalasi berbahaya, terutama mengingat penerapannya yang diskriminatif terhadap para tahanan Palestina, serta menekankan bahwa langkah-langkah semacam itu berisiko memperparah ketegangan dan melemahkan stabilitas regional.

Negara-negara tersebut juga menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi para tahanan Palestina di tahanan Israel, seraya memperingatkan meningkatnya risiko di tengah laporan-laporan tepercaya tentang terjadinya pelecehan yang berlanjut, termasuk penyiksaan, perlakuan tidak manusiawi dan merendahkan martabat, kelaparan, serta penolakan atas hak-hak dasar. Mereka menekankan bahwa praktik-praktik ini mencerminkan pola pelanggaran yang lebih luas terhadap rakyat Palestina.

Mereka menegaskan kembali penolakan mereka terhadap kebijakan Israel yang diskriminatif secara rasial, menindas, dan agresif yang menargetkan warga Palestina.

Para Menteri juga menekankan kebutuhan mendesak untuk menahan diri dari langkah-langkah yang diberlakukan oleh kekuatan pendudukan yang berisiko semakin mengobarkan ketegangan di lapangan. Mereka menegaskan pentingnya memastikan akuntabilitas dan menyerukan upaya internasional yang diperkuat untuk menjaga stabilitas serta mencegah kemerosotan lebih lanjut.

JUGA DIBACA

Indonesia menyebut undang-undang hukuman mati Israel untuk Palestina sebagai “pelanggaran berat” terhadap hak asasi manusia Parlemen Israel menyetujui RUU hukuman mati bagi Palestina yang divonis bersalah atas serangan mematikan

MENAFN02042026000049011007ID1110937023

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan