Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
SK Hynix mengajukan pencatatan saham untuk menantang Wall Street, berencana go public di AS dengan pendanaan hingga 10 miliar dolar AS
Tanya AI · Bagaimana tren AI mendorong SK Hynix untuk go public di AS?
CNFI Finance 3 Maret (25/3) (editor: Zhao Hao) Perusahaan semikonduktor Korea, SK Hynix, pada Rabu (25/3) mengungkapkan bahwa perusahaan telah mengajukan permohonan ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC), dengan rencana untuk kemungkinan besar mencatatkan sahamnya di pasar saham AS paling awal tahun ini.
Raksasa penyimpanan Korea ini menyatakan niat untuk go public di AS sejak Desember tahun lalu. Perusahaan berharap bisa mengumpulkan dana baru guna memperluas kapasitas produksi ketika kebutuhan penyimpanan melonjak akibat tren kecerdasan buatan (AI).
Dalam dokumen pengaturan terbaru, SK Hynix menyatakan bahwa tujuannya adalah mendorong pencatatan American Depositary Receipt (ADR) di AS sebelum tahun 2026, namun rincian seperti ukuran penerbitan, cara penerbitan, dan jadwal belum diputuskan secara final.
Dibandingkan mencatatkan saham secara langsung di AS, likuiditas ADR biasanya lebih rendah, yang dapat menghalangi sebagian investor. Namun, karena ADR diterbitkan berdasarkan saham yang sudah ada, bukan dengan penerbitan saham baru (right issue/issuance tambahan), hal ini membantu melindungi nilai pemegang saham yang sudah ada.
Dalam dokumen disebutkan: “Keputusan apakah akan melakukan pencatatan pada akhirnya akan dibuat setelah mempertimbangkan secara menyeluruh kondisi seperti proses peninjauan SEC, lingkungan pasar, prakiraan permintaan, dan faktor-faktor relevan lainnya.” Perusahaan menyatakan bahwa begitu rincian spesifik sudah ditetapkan, atau paling lambat dalam enam bulan, perusahaan akan melakukan pengungkapan informasi lagi.
Sehari sebelumnya, ada kabar dari media Korea bahwa SK Hynix sedang mempertimbangkan skala dana yang akan dikumpulkan sebesar antara 10 triliun hingga 15 triliun won Korea (sekitar 67 hingga 100k dolar AS), yang dengan kurs saat ini setara dengan sekitar 6,7 miliar hingga 10 miliar dolar AS.
SK Hynix adalah salah satu pemasok terkemuka chip penyimpanan bandwidth tinggi (HBM) di dunia. Chip seperti ini banyak digunakan pada prosesor AI. Kenaikan permintaan yang begitu cepat telah memicu kekurangan penyimpanan global, serta mendorong harga naik secara signifikan.
Menghadapi ketegangan pasokan, SK Hynix dan para kompetitornya, Micron dan Samsung, mempercepat ekspansi kapasitas. Sehari sebelumnya, CEO perusahaan, Kwak Noh-Jung, menyatakan rencana untuk menghimpun net cash lebih dari 100 triliun won Korea guna investasi strategis jangka panjang.
Dalam surat kepada pemegang saham disebutkan bahwa pabrik wafer M15X yang berlokasi di Cheongju, Korea, telah diselesaikan lebih cepat dari jadwal. Proyek klaster semikonduktor Korea di Yongin, yang total investasinya 15 miliar dolar AS, serta pembangunan pabrik advanced packaging yang berlokasi di Indiana, AS, juga berjalan lancar.
Surat tersebut menekankan bahwa pasar penyimpanan sedang mengalami “pertumbuhan yang belum pernah terjadi sebelumnya” dan menggarisbawahi bahwa “penyimpanan kini bukan lagi sekadar komponen sederhana, melainkan produk bernilai kunci yang menentukan performa sistem AI.”
Pada hari Selasa, perusahaan juga mengumumkan bahwa perusahaan akan membeli peralatan pembuatan chip advanced bernilai 11,95 triliun won Korea (sekitar 150k dolar AS) dari ASML, yang mencatat salah satu rekor untuk skala pesanan per transaksi bagi jenis peralatan tersebut.
(CNFI Finance: Zhao Hao)