Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Saya ingin berbagi sedikit tentang konsep hold coin - istilah yang sering didengar dalam komunitas crypto tetapi tidak semua orang memahami dengan jelas.
Hold coin atau HODL sederhana adalah memegang sebuah koin tertentu tanpa menjualnya segera, terlepas dari pasar naik atau turun. Ini berbeda sama sekali dengan trading - semacam membeli dan menjual dalam beberapa menit atau jam untuk mendapatkan keuntungan. Hold coin adalah strategi investasi jangka panjang, Anda percaya pada potensi proyek tersebut sehingga memutuskan untuk menyimpannya selama 1-2 tahun atau lebih lama sampai harga mencapai target.
Ada cerita menarik di balik istilah ini. Pada tahun 2013, seorang anggota di BitcoinTalk bernama GameKyuubi memposting sebuah pesan dengan judul "I AM HODLING" (kesalahan penulisan dari HOLDING) dan sejak saat itu, frasa ini menjadi bagian dari budaya crypto. Setiap kali seseorang mengatakan mereka sedang hodl, artinya mereka percaya bahwa koin tersebut akan mengalami kenaikan harga yang signifikan di masa depan.
Sekarang, apakah hold coin efektif? Sebenarnya sangat tergantung pada waktu Anda masuk ke pasar, koin yang Anda pilih, dan sebagian keberuntungan. Jika Anda membeli pada awal tahun 2017, hampir semua koin akan menguntungkan karena dalam kurang dari 1 tahun, harga bisa meningkat dari 30 hingga 3000 kali lipat. Waktu terbaik untuk hold coin adalah saat pasar mulai "menghangat" dan memasuki fase bull market.
Siapa yang sebaiknya menjadi holder? Mereka yang percaya pada teknologi blockchain, mereka yang yakin pasar crypto akan berkembang pesat, investor yang sabar dan konsisten, memiliki dana cadangan yang tidak perlu segera digunakan, atau pecinta crypto yang tidak punya waktu untuk trading secara aktif.
Perbedaan antara hold coin dan trade coin cukup jelas. Trading adalah investasi jangka pendek, Anda membeli dan menjual dalam beberapa menit jika melihat adanya keuntungan. Hold coin adalah investasi jangka panjang, Anda memegang selama beberapa bulan atau tahun. Untuk menjadi trader yang baik, Anda harus belajar analisis teknikal, memahami indikator seperti Bollinger Bands, MACD, RSI, grafik candlestick, mengikuti berita pasar secara terus-menerus, dan memiliki mental yang kuat agar tidak panik. Sedangkan holder cukup memahami pengetahuan dasar tentang membeli dan menjual coin, cara menyimpan di wallet, dan membuat akun.
Saya rasa cara terbaik untuk sukses adalah menggabungkan kedua metode tersebut. Anda bisa trading untuk mendapatkan keuntungan jangka pendek, sekaligus hold coin dari proyek-proyek bagus untuk mengurangi tekanan dan risiko. Namun, jika memutuskan melakukan keduanya, Anda harus mengalokasikan modal dengan jelas, memisahkan akun trading dan akun holding. Rahasia utama adalah jangan menaruh semua telur dalam satu keranjang - ini membantu melindungi modal. Saat hold coin, pilih proyek top seperti Bitcoin, Ethereum, Ripple dan tambahkan beberapa proyek potensial lainnya.
Ketika harga Bitcoin turun, ada banyak faktor yang mempengaruhi - mulai dari berita tentang hacking, kritik dari ekonom, hingga regulasi yang lebih ketat dari pemerintah. Bahkan perusahaan besar seperti Google, Facebook, Twitter juga membatasi iklan tentang crypto. Pada saat ini, holder perlu tetap teguh agar tidak menjual panik.
Sebaliknya, saat pasar sedang ramai dan harga Bitcoin melonjak, muncul sinyal positif. Pengatur mulai mendukung Bitcoin ETF, teknologi Bitcoin berkembang, Lightning Network diperluas. Mereka yang percaya pada masa depan Bitcoin akan memiliki peluang memanfaatkan tren ini. Itulah mengapa hold coin tetap menjadi strategi yang layak dipertimbangkan bagi mereka yang memiliki keyakinan jangka panjang.