Saya menyadari bahwa banyak trader hingga saat ini belum sepenuhnya memahami bagaimana cara kerja order block di pasar. Dan ini adalah salah satu alat paling kuat untuk menganalisis struktur pasar, jika memahami nuansanya.



Pada dasarnya, order block adalah zona di grafik di mana pemain besar (bank, institusi, market-maker) mengkonsentrasikan pesanan mereka. Ketika harga kembali ke zona tersebut, sering terjadi pantulan atau pergerakan signifikan. Itulah sebabnya para profesional menangkap level ini — ini adalah titik masuk dengan risiko rendah.

Ketika saya menganalisis grafik, biasanya saya membedakan tiga tipe utama. Pertama - order block biasa. Ini adalah lilin terakhir (atau kelompok lilin) melawan impuls utama sebelum pergerakan kuat. Misalnya, jika harga sedang naik, maka ini adalah lilin bearish sebelum impuls ke atas. Blok ini menjadi zona support, dan harga sering memantul dari situ.

Tipe kedua - order block yang tertelan. Di sini situasinya lebih menarik. Harga menembus order block, tetapi level tersebut tidak lagi bertahan — ini menandakan perubahan struktur pasar. Misalnya, order block bullish bisa ditembus ke bawah, dan penjual mendominasi. Ketika ini terjadi, level yang ditembus sering menjadi zona resistance.

Tipe ketiga - breaker block. Ini adalah manipulasi dari pemain besar. Harga menembus level ke satu sisi, mengumpulkan likuiditas (stop order trader ritel), lalu berbalik secara tajam. Saya sering melihat pola ini — ini adalah cara klasik institusi untuk mengeluarkan stop-loss.

Dalam praktiknya, saya menggunakan order block untuk beberapa tujuan. Pertama, untuk masuk posisi — ketika harga kembali ke blok, ini sering memberikan titik masuk yang baik. Kedua, untuk menempatkan stop-loss — levelnya sangat jelas dan harga menghormatinya. Ketiga, untuk mengonfirmasi pembalikan atau kelanjutan tren.

Ciri utama yang saya perhatikan: penurunan volume saat mendekati zona, konsolidasi harga sebelum impuls, level support dan resistance yang jelas. Jika melihat false breakout dengan pembalikan tajam — ini sering adalah breaker block, sinyal untuk trading ke arah berlawanan.

Secara umum, order block bukan sekadar teori, ini adalah kenyataan pasar. Pemain besar memang memanipulasi likuiditas, dan jika memahami mekanismenya, trading menjadi jauh lebih mudah. Yang utama — jangan kejar setiap level, tetapi pilih zona yang paling signifikan. Ketika mulai melihat blok-blok ini di grafik, seluruh pasar akan terbuka dari sisi lain.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan