Belakangan ini saya semakin sering melihat trader berbicara tentang siklus Benner seolah-olah ini adalah penemuan terbaru, padahal kerangka kerja ini sudah ada hampir 150 tahun. Dan jujur saja? Ini layak mendapatkan perhatian sebesar yang diterimanya.



Semua dimulai dengan Samuel Benner, seorang petani Amerika dari tahun 1800-an yang bahkan bukan ekonom profesional. Benner mengalami sendiri apa artinya menghadapi krisis keuangan berulang: gagal panen, kepanikan pasar, kerugian besar. Alih-alih menyerah, dia mulai mencari pola, sesuatu yang bisa menjelaskan mengapa pasar mengikuti siklus boom dan crash yang dapat diprediksi ini. Pada tahun 1875, dia menerbitkan penemuannya dalam "Benner's Prophecies of Future Ups and Downs in Prices", yang menjadi dasar dari apa yang kita kenal sekarang sebagai siklus Benner.

Di sinilah menjadi menarik. Benner mengidentifikasi tiga jenis tahun yang berulang secara siklik. Tahun panik, di mana pasar jatuh (memperkirakan siklus 18-20 tahun). Tahun puncak, di mana harga mencapai maksimum dan saatnya menjual. Dan tahun minimum, di mana mengakumulasi aset dengan harga rendah adalah peluang emas. Jika melihat ke belakang, siklus Benner secara mengejutkan mampu memprediksi peristiwa seperti tahun 2019 dan sekarang kita memasuki tahun puncak yang mungkin terjadi pada 2026.

Ada trader yang menyebut semua ini sebagai kebetulan semata, tetapi ketika menerapkan siklus Benner ke pasar modern, terutama ke mata uang kripto, pola-pola ini menjadi sulit diabaikan. Bitcoin tidak hanya mengikuti siklus halving empat tahunan, tetapi juga siklus pasar yang lebih luas ini. Pada 2012 adalah saat yang tepat untuk membeli, pada 2017 saatnya menjual, pada 2019 kepanikan nyata terjadi, dan 2026 bisa menjadi tahun penting untuk mengambil keuntungan.

Bagi trader crypto, siklus Benner menawarkan pandangan strategis yang melampaui analisis teknikal harian. Ketika pasar sedang euforia dan semua orang membeli, siklus ini mengingatkan bahwa mungkin saatnya menjual. Ketika kepanikan menguasai dan harga jatuh, siklus ini menyarankan bahwa saatnya mengakumulasi Bitcoin, Ethereum, dan aset lain dengan harga murah. Ini bukan ilmu pasti, tetapi alat yang sebaiknya dipertimbangkan oleh trader cerdas.

Warisan Benner sederhana: pasar tidak bergerak secara acak. Mereka mengikuti pola yang berakar pada perilaku manusia, euforia, dan ketakutan. Jika Anda mampu mengenali pola-pola ini dan menerapkan siklus Benner dalam trading Anda, Anda bisa lebih siap menghadapi pergerakan pasar berikutnya. Di Gate, Anda dapat memantau aset-aset ini dan membangun strategi jangka panjang berdasarkan siklus sejarah ini.
BTC0,45%
ETH0,35%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan