Belakangan ini ada yang bertanya kepada saya tentang apa sebenarnya leverage trading, jadi saya akan jelaskan secara jelas.



Pertama-tama, yang paling dasar. Kamu punya 5000 rupiah, percaya pada suatu aset tertentu, tetapi ingin membeli lebih banyak. Saat itu, bursa mengatakan, saya bisa meminjamkanmu 45000 rupiah, kamu hanya perlu menyediakan 10%. Ini adalah leverage 10 kali lipat. Kedengarannya tidak buruk, kan? Jika aset naik 10%, modal 5000 rupiahmu langsung berlipat ganda. Tapi sebaliknya, jika turun 10%, kamu akan kehilangan seluruh modalmu.

Lebih parah lagi, saat kerugian mencapai tingkat tertentu, bursa tidak akan menunggu keputusanmu. Mereka akan langsung melakukan forced liquidation, yaitu menutup posisi secara paksa. Ini yang disebut爆倉 (bàocāng). Kamu tidak hanya kehilangan modal, kadang-kadang bahkan harus berutang ke bursa. Ini bukan hoax, ini risiko nyata yang ada.

Tapi ini belum yang paling gelap. Saya akan ceritakan sesuatu yang bahkan lebih menyeramkan.

Dulu di dalam negeri ada banyak bursa komoditas yang disebut, secara data tampak sangat nyata, tetapi investor tetap tertipu habis-habisan. Bagaimana caranya? Sangat sederhana.

Misalnya, sebuah instrumen leverage 10 kali, harganya saat ini 50k. Bursa menguasai semua data posisi investor, kondisi dana mereka, bahkan tahu berapa kali leverage yang mereka pakai. Kemudian mereka memilih tengah malam, saat semua investor tidur, berkoordinasi dengan beberapa bandar besar, langsung melakukan aksi long secara gila-gilaan, m
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 1
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
WuMingchaovip
· 3jam yang lalu
Lalu bagaimana? Apakah tidak menggunakan leverage?
Lihat AsliBalas0
  • Sematkan