Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
CBN berencana lelang Surat Utang Negara sebesar N3,95 triliun pada kuartal kedua 2026; penerbitan bersih N750 miliar
Bank Sentral Nigeria (CBN) berencana melelang Surat Utang Negara (Treasury Bills/NTBs) senilai N3,95 triliun pada kuartal kedua 2026, dimulai pada 8 April.
Jumlah penempatan bersih yang diproyeksikan mencapai N750 miliar setelah melunasi N3,2 triliun surat berjangka yang jatuh tempo pada akhir Juni.
Ini berdasarkan kalender penerbitan NTB CBN yang diperoleh Nairametrics pada Kamis, 2 April 2026.
LebihBerita
Para ahli mengungkap mengapa saham Nigeria kini menjadi komponen tabungan nasional yang kian berkembang
3 April 2026
Fidson Healthcare meningkatkan laba sebelum pajak menjadi N14,96bn, mengumumkan dividen N3,6bn untuk 2025
3 April 2026
Program ini menyoroti adanya preferensi kuat terhadap instrumen berjangka lebih lama, yang mencerminkan permintaan investor yang berlaku dan strategi manajemen likuiditas bank sentral.
Apa yang disampaikan data
Rincian program menunjukkan bias yang kuat terhadap instrumen berjangka lebih panjang, dengan N2,85 triliun—yang merupakan sebagian besar dari penerbitan—dialokasikan ke Treasury Bills berjangka 364 hari.
Ketimpangan menuju jatuh tempo yang lebih panjang sejalan dengan preferensi investor untuk mengunci imbal hasil yang lebih tinggi dalam lingkungan suku bunga tinggi.
Lebih banyak wawasan
Selama periode yang sama, CBN menjadwalkan penyelesaian total N3,2 triliun atas jatuh tempo yang tersebar sepanjang tiga bulan, dengan Juni memiliki pengelompokan jatuh tempo di seluruh empat minggu pada bulan tersebut.
Para analis mencatat bahwa dominasi instrumen 364 hari memungkinkan CBN memperpanjang tenor, mengurangi frekuensi refinancing, dan menstabilkan suku bunga jangka pendek sembari tetap menjaga kondisi likuiditas yang ketat.
Pandangan para ahli
Para analis mengatakan program ini mencerminkan sikap pengetatan likuiditas yang disengaja oleh bank sentral, dengan implikasi bagi pasar pendapatan tetap dan pasar ekuitas. Mereka juga menyoroti potensi pergeseran portofolio karena investor merespons imbal hasil yang lebih tinggi.
Kedua analis tersebut menambahkan bahwa langkah ini menandakan pengetatan likuiditas yang berlanjut, terutama di tengah likuiditas berlebih yang terus-menerus dan belanja terkait pemilu yang diperkirakan terjadi menjelang 2027.
Hal yang perlu Anda ketahui
CBN menggunakan Treasury Bills sebagai alat utama operasi pasar terbuka untuk mengatur likuiditas dalam sistem perbankan. Dengan menerbitkan NTB, bank sentral menyerap kelebihan kas dari bank dan investor, sehingga memperketat jumlah uang beredar dan mengendalikan tekanan inflasi.
Secara keseluruhan, program NTB kuartal kedua menegaskan fokus CBN pada pengetatan kondisi likuiditas sambil menyeimbangkan permintaan investor dan tujuan stabilitas makroekonomi.
Tambahkan Nairametrics di Google News
Ikuti kami untuk Berita Terbaru dan Kecerdasan Pasar.
