Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Saya menyadari bahwa banyak pemula dalam kripto bingung antara dua strategi perdagangan yang sama sekali berbeda. Swing trading dan scalping terlihat mirip hanya dari pandangan pertama, tetapi sebenarnya ini adalah dua pendekatan yang berlawanan terhadap pasar.
Pertama tentang swing trading. Ini untuk mereka yang bisa menunggu. Kamu menemukan aset yang sedang mengkonsolidasikan atau mengalami koreksi, menganalisisnya di grafik 4 jam atau harian, masuk posisi dan menahannya selama beberapa hari atau bahkan minggu. Yang utama adalah menangkap gelombang pergerakan, tanpa merasa gugup terhadap fluktuasi kecil. Kamu bisa cukup menempatkan stop-loss dan menjalankan urusanmu, sementara pasar bekerja untukmu. Komisi di sini tidak terlalu kritis karena jumlah transaksi sedikit.
Sedangkan scalping adalah hal yang sama sekali berbeda. Ini adalah perburuan terhadap pergerakan mikro dalam satu hari. Posisi bisa dibuka dan ditutup dalam 1-12 menit, dan beberapa scalper bahkan bekerja dalam level 1-2 menit. Ini membutuhkan perhatian terus-menerus, keputusan cepat di bawah tekanan, dan sistem saraf yang baik. Scalping melibatkan banyak transaksi dalam sehari, jadi setiap komisi memiliki arti. Potensi keuntungan per transaksi kecil, tetapi jika kamu melakukan puluhan atau ratusan transaksi, ini bisa terakumulasi.
Yang menarik: scalper biasanya hanya memperdagangkan satu atau dua koin utama seperti Bitcoin atau Ethereum. Saat ini, misalnya, BTC diperdagangkan sekitar , dan ETH sekitar @E5@. Sementara swing trader sering mendiversifikasi portofolio mereka, mencari peluang di berbagai aset.
Risiko di kedua kasus tinggi, tetapi berbeda jenisnya. Dalam swing trading, risiko berupa gap malam dan pergerakan di akhir pekan. Dalam scalping, risiko adalah kamu harus bereaksi cepat dan bisa mengalami kerugian dalam hitungan detik.
Mana yang harus dipilih? Itu tergantung kepribadianmu. Jika kamu tidak sabar dan menginginkan hasil cepat, siap duduk di depan grafik sepanjang hari dan mampu menahan stres - scalping adalah jalanmu. Jika kamu lebih suka ketenangan, punya kesabaran, dan bisa menunggu beberapa hari - swing trading akan lebih cocok.
Kedua pendekatan ini membutuhkan pengetahuan, riset, dan pemahaman pasar. Untuk pemula, disarankan mencoba trading demo di bursa untuk merasakan perbedaannya tanpa risiko kehilangan uang nyata. Kebanyakan platform kripto menawarkan kesempatan ini. Dan ingat - keberhasilan tidak hanya tergantung pada strategi, tetapi juga pada kemampuanmu mengikuti, menganalisis pasar, dan beradaptasi dengan perubahan pasar.