Barclays Menggunakan Copilot untuk Tenaga Kerja Berbasis AI


Temukan berita dan acara fintech teratas!

Berlangganan newsletter FinTech Weekly

Dibaca oleh eksekutif di JP Morgan, Coinbase, Blackrock, Klarna, dan lainnya


Barclays Menggunakan Microsoft Copilot untuk Menerapkan AI di Seluruh Tenaga Kerja Global

Barclays telah mengumumkan langkah besar dalam strategi AI perusahaan mereka dengan memperluas penggunaan Microsoft 365 Copilot ke 100,000 karyawan di seluruh dunia. Penerapan ini, yang mengintegrasikan Copilot ke dalam alat produktivitas internal bank, menandai salah satu peluncuran terbesar dari otomatisasi tempat kerja berbasis AI di sektor layanan keuangan hingga saat ini.

Inisiatif ini dirancang untuk mengubah cara karyawan mengakses dan bertindak atas sumber daya internal—mengubah tugas kompleks multi-langkah menjadi interaksi yang lebih ramping berkat AI generatif.

Dari Gesekan Internal ke Dukungan yang Cerdas

Inti dari integrasi ini adalah “Colleague AI Agent,” sebuah alat yang menghadap internal yang menghubungkan Copilot dengan sistem milik Barclays. Agen ini memberi karyawan akses terpadu ke layanan-layanan yang penting bagi bisnis, baik untuk memesan perjalanan, memeriksa status kepatuhan, maupun menyelesaikan pertanyaan terkait SDM. Ini merupakan langkah yang ditujukan untuk menghilangkan gesekan operasional sekaligus meningkatkan otonomi dan daya tanggap.

Alih-alih menavigasi portal dan alat yang terpisah, staf kini akan mengakses ekosistem Barclays dari satu antarmuka yang diaktifkan Copilot. Ini mencakup fitur pencarian semantik yang menampilkan informasi berdasarkan profil pengguna dan lokasi, serta dasbor terpusat “Colleague Front Door” yang didukung oleh Microsoft Viva—mengkurasi tugas, berita perusahaan, dan tindakan administratif semuanya di satu tempat.

Skala, Kepraktisan, dan Niat Strategis

Keputusan bank untuk meningkatkan skala dari 15,000 menjadi 100,000 pengguna mengikuti pilot yang berhasil, yang menunjukkan peningkatan efisiensi nyata dan keterlibatan yang lebih tinggi dengan alat AI. Pimpinan Barclays memandang perluasan ini tidak hanya sebagai peningkatan teknologi, tetapi sebagai transformasi yang lebih luas tentang bagaimana pekerjaan dilakukan di seluruh organisasi.

Ini lebih dari sekadar percepatan digital—ini adalah perombakan operasional yang terarah, dengan AI diposisikan bukan hanya sebagai sebuah fitur, melainkan sebagai penggerak utama produktivitas karyawan.

Dalam fintech, jenis skala ini penting. Ketelitian regulasi, manajemen risiko, dan kompleksitas internal dapat memperlambat upaya transformasi. Namun langkah Barclays menandakan pendekatan perusahaan yang makin matang terhadap AI generatif: pendekatan yang menyeimbangkan risiko dengan peluang, serta bereksperimen dengan kasus penggunaan internal yang terukur sebelum diperluas lagi.

Microsoft Memperdalam Perannya dalam Layanan Keuangan

Bagi Microsoft, kesepakatan ini memperkuat kedudukannya dalam layanan keuangan sebagai penyedia platform. Integrasi Copilot ke dalam operasi Barclays membangun fondasi pada tumpukan Microsoft yang sudah dimiliki bank, termasuk Teams dan Viva Engage. Ini juga mencerminkan tren di kalangan institusi keuangan untuk melampaui pilot yang terisolasi menuju adopsi AI generatif di seluruh perusahaan.

Kemampuan untuk mengintegrasikan dengan sistem dan alur kerja yang dibuat khusus—bukan sekadar menawarkan alat yang berdiri sendiri—semakin menjadi faktor pembeda yang membuat platform unggul. Dalam kasus ini, Copilot menjadi lebih dari sekadar asisten. Ia menjadi antarmuka untuk seluruh perusahaan.

Implikasi bagi Fintech

Saat Barclays memperkuat komitmen pada AI generatif, sektor fintech mencatatnya. Bank-bank legacy, yang sering dianggap lambat untuk berevolusi, kini mulai merangkul AI pada skala yang berarti—bukan sebagai sebuah eksperimen, melainkan sebagai strategi yang mendasar.

Bagi startup, ini mengubah cara percakapan. Bersaing dengan pemain lama hanya berdasarkan kelincahan saja tidak lagi cukup. Dengan kemitraan dan integrasi yang tepat, bahkan institusi global pun dapat bergerak cepat.

Ini juga menjadi pengingat bahwa nilai bisnis sejati AI terletak pada integrasi. Semakin alat-alat ini tertanam dalam proses kerja nyata—pengadaan, kepatuhan, SDM, pelaporan—semakin kuat dan berbeda pengalaman pengguna yang dihasilkan.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan