Indonesia kembali menunda deportasi bos kejahatan Skotlandia ke Spanyol

DENPASAR, Indonesia (AP) — Otoritas Indonesia pada Kamis menunda untuk hari kedua ekstradisi ke Spanyol dari seorang tersangka bos kriminal asal Skotlandia yang ditangkap di Bali, sementara polisi menyelidiki dugaan rekan-rekannya yang diyakini masih berada di pulau resor tersebut.

Steven Lyons, 45, yang digambarkan oleh penegak hukum sebagai tokoh senior dalam sindikat kejahatan internasional, dijadwalkan untuk diterbangkan ke Spanyol pada larut malam Kamis melalui Doha, sehari setelah deportasinya ditunda tanpa penjelasan.

Lyons dibawa kembali dari bandara ke dalam tahanan polisi Bali, kata Husnan Handano, juru bicara kantor imigrasi Bali. Ia menolak memberikan alasan untuk langkah itu, dengan menyebut “sensitivitas” kasus tersebut. Media lokal melaporkan bahwa penundaan terbaru tersebut terkait dengan penyelidikan polisi yang sedang berlangsung.

Lyons ditahan pada Sabtu setelah tiba dari Singapura, setelah imigrasi Indonesia menandainya berdasarkan Interpol Red Notice yang dikeluarkan atas permintaan Spanyol. Red Notice adalah peringatan internasional yang meminta penangkapan seorang tersangka untuk tujuan ekstradisi.

Lyons tiba di Bali bersama dua pendamping yang diyakini masih ada di pulau itu, meskipun Lyons mengatakan kepada otoritas bahwa ia bepergian sendirian, kata Bugie Kurniawan, kepala kantor imigrasi Bali. Ia mengatakan Interpol Spanyol telah mengidentifikasi mereka sebagai anggota kartel kriminal yang sama, tetapi mereka tidak berada dalam daftar surat perintah penangkapan atau Interpol Red Notice apa pun.

                        Kisah Terkait
                    
                

        
    
    
    
    







    
        

                
                    



    
        


  




    




    





    


    




    
    
    
    

    

    





    
        

            
            
            Indonesia menunda deportasi bos kriminal Skotlandia ke Spanyol terkait tuduhan pembunuhan dan perdagangan narkoba
        

    

  

    

    
    







    
    
        
        
    
    
    
    
        

            1 MENIT DIBACA
        

    
    
    
    







    

    

    

    

    




    




                
            

    
        

                
                    



    
        


  




    




    





    


    




    
    
    
    

    

    





    
        

            
            
            Yamal mengecam nyanyian anti-Muslim di Spanyol saat melawan Mesir, sementara polisi membuka penyelidikan
        

    

  

    

    
    







    
    
        
        
    
    
    
    
        

            3 MENIT DIBACA
        

    
    
    
    







    

    

    

    

    




    




                
            

    
        

                
                    



    
        


  




    




    





    


    




    
    
    
    

    

    





    
        

            
            
            Indonesia menangkap pria Skotlandia yang dicari Spanyol terkait sindikat kejahatan internasional
        

    

  

    

    
    







    
    
        
        
    
    
    
    
        

            1 MENIT DIBACA

Imigrasi dan pejabat kepolisian mengatakan sebelumnya ini merupakan perjalanan kedua Lyons ke Bali, sehingga otoritas percaya bahwa ia menilai pasar perdagangan narkoba Indonesia. Juru bicara Kepolisian Bali Ary Sandi menolak berkomentar mengenai penyelidikan tersebut.

Baca Selengkapnya 

Allegedly menjadi pemimpin keluarga Lyons, Lyons berbasis di Skotlandia dan telah dicari oleh otoritas di Spanyol dan Inggris. Ia masuk daftar buruan Spanyol selama sekitar dua tahun setelah pembunuhan di sana pada 2024.

Kepala Polisi Bali Daniel Adityajaya mengatakan penangkapan Lyons merupakan bagian dari penyelidikan gabungan yang melibatkan otoritas Indonesia, Spanyol, dan Skotlandia.

Pihak kepolisian menuduh Lyons memimpin jaringan kriminal transnasional yang beroperasi dari Skotlandia dan mengendalikan jalur perdagangan narkotika antara Spanyol dan U.K. Otoritas juga menduga kelompok tersebut mencuci uang melalui perusahaan cangkang di seluruh Eropa dan Timur Tengah, termasuk di Spanyol, Skotlandia, Inggris, Dubai, Qatar, Bahrain, dan Turki.

Sebelum penangkapannya di Bali, polisi di Skotlandia dan Spanyol melakukan penggerebekan yang terkoordinasi terkait penyelidikan tersebut, yang menghasilkan beberapa penangkapan. Tersangka tambahan ditahan di Turki, Belanda, dan Uni Emirat Arab.

Media Skotlandia telah melaporkan bahwa Lyons selamat dari penembakan di Glasgow pada 2006 yang menewaskan sepupunya, lalu kemudian pindah ke Spanyol dan akhirnya menetap di Dubai. Tahun lalu, saudara laki-laki dan seorang rekan Lyons ditembak dan dibunuh dalam apa yang digambarkan otoritas sebagai serangan diduga terkait dunia geng di sebuah bar tepi pantai di Fuengirola, Spanyol bagian selatan.


Karmini melaporkan dari Jakarta, Indonesia.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan