Yayasan Ethereum Mendekati Target Staking 70.000 ETH Setelah Deposit Terbaru

TLDR

  • Yayasan Ethereum menyetorkan 45,034 ETH senilai sekitar $93 juta pada setoran terbarunya.
  • Total ETH yang dipertaruhkan (staked) kini melebihi 69,500, sehingga target 70,000 ETH berada dalam jangkauan.
  • Yayasan mulai mempertaruhkan sebagian dananya (treasury) pada akhir Februari 2026.
  • Imbal hasil dari staking ditetapkan untuk mendukung riset, hibah, dan pengembangan ekosistem.
  • Yayasan masih memegang lebih dari 100,000 ETH di luar program staking.

Yayasan Ethereum hampir menyelesaikan target staking 70,000 ETH setelah putaran setoran baru mendorong total jumlah ETH yang dipertaruhkan melewati 69,500 ETH, berdasarkan data di-chain yang dikutip dalam laporan pasar terbaru. Langkah terbaru melibatkan 45,034 ETH, senilai sekitar $93 juta pada saat transfer, yang dikirim ke kontrak deposit Beacon Chain dalam beberapa batch dengan ukuran yang sama.

Setoran baru tersebut mengikuti alokasi lain sebelumnya pada minggu yang sama, ketika yayasan mempertaruhkan lebih dari 22,500 ETH, senilai sekitar $46 juta. Transaksi-transaksi itu terjadi setelah kelompok tersebut mulai mempertaruhkan sebagian dana (treasury) pada akhir Februari, dimulai dengan setoran yang lebih kecil sebesar 2,016 ETH. Sejak itu, program staking telah berkembang secara bertahap dan kini tampaknya hanya berjarak singkat dari tujuan yang diumumkan.

Menurut pemantauan Arkham, Yayasan Ethereum telah mempertaruhkan tambahan senilai ~$46,64 juta dalam ETH, sehingga total jumlah ETH yang dipertaruhkan menjadi sekitar $96,59 juta. Langkah ini menandai pergeseran strategis dari sebelumnya menjual ETH menjadi menghasilkan imbal hasil melalui staking.… pic.twitter.com/qksWIInPts

— Wu Blockchain (@WuBlockchain) 3 April 2026

Yayasan Ethereum mendukung riset protokol, pengembangan ekosistem, dan hibah komunitas. Kebijakan treasury-nya berubah pada 2025 setelah adanya kritik terhadap praktik yayasan sebelumnya yang menjual ether untuk mendanai operasi. Penjualan tersebut sering terlihat di-chain sebelum selesai dan menjadi topik diskusi berulang di kalangan trader dan anggota komunitas yang mengatakan proses tersebut menambah tekanan jual yang dapat diprediksi di pasar.

Dengan pendekatan treasury yang lebih baru, yayasan menggunakan imbal hasil staking sebagai sumber pendapatan sambil menjaga agar pokok (principal) inti ETH tetap utuh. Perubahan ini mengalihkan sebagian dana treasury dari cadangan pasif menjadi basis aset yang menghasilkan imbal hasil.

Perubahan Strategi Treasury Menjauh dari Penjualan Langsung ETH

Perombakan treasury yayasan ini bermula dari Juni 2025, ketika mereka memperkenalkan kebijakan formal yang bertujuan mengurangi ketergantungan pada penjualan ETH secara rutin. Alih-alih mendanai operasi terutama dengan menjual token ke pasar, yayasan mulai memperlakukan staking sebagai alat treasury untuk mendukung pengeluaran tahunan sambil mempertahankan kepemilikan ETH jangka panjang.

Pada tingkat staking institusional saat ini, posisi yang dipertaruhkan diperkirakan menghasilkan antara $3,9 juta hingga $5,4 juta per tahun, berdasarkan persentase hasil tahunan (annual percentage yield) sebesar 2,7% hingga 3,8%. Tingkat pendapatan tersebut tetap kecil dibandingkan biaya operasional tahunan yang secara historis mendekati $100 juta, namun tetap mengubah sebagian saldo treasury yang menganggur menjadi cadangan yang menghasilkan pendapatan.



Aktivitas staking terbaru juga menunjukkan bahwa yayasan tidak kehabisan treasury-nya. Data portofolio di-chain yang dikutip dalam laporan menunjukkan yayasan masih memegang lebih dari 100,000 ETH yang belum dipertaruhkan. Yayasan belum mengatakan apakah mereka berencana memperluas program di luar target awal 70,000 ETH atau tetap menjaga sisanya tersedia sebagai cadangan likuid.

Lebih Banyak ETH Terkunci saat Staking Jaringan Berkembang

Strategi yayasan ini juga hadir di tengah pertumbuhan staking Ethereum yang berkelanjutan di seluruh jaringan. Data blockchain yang dirujuk dalam laporan mengatakan sekitar 38 juta ETH, kira-kira 30% dari total pasokan, kini terkunci dalam kontrak staking di Beacon Chain. Proyeksi pasar yang dikutip dalam materi yang sama menyarankan bahwa partisipasi staking bisa melebihi 50% dari pasokan yang beredar dalam beberapa tahun ke depan jika tren saat ini berlanjut.

Hal ini penting karena setiap ETH yang dipindahkan ke staking dikeluarkan dari peredaran likuid selama ia tetap terkunci dalam aktivitas yang terkait validator. Meskipun tidak semua ETH yang dipertaruhkan menjadi tidak tersedia secara permanen, efeknya adalah mengurangi jumlah ether yang segera tersedia untuk dijual atau dipindahkan di pasar spot.

Setoran yayasan dikirim dari multisig treasury ke sistem staking Ethereum dalam potongan seragam 2,047 ETH. Struktur transaksi tersebut menarik perhatian karena ukuran dan waktunya, tetapi pola yang lebih luas konsisten dengan target yang diumumkan sebelumnya di tahun ini.

Pada saat berita ini diterbitkan, Ethereum diperdagangkan pada $2,059, yang mewakili kenaikan 1,28% dibanding 24 jam sebelumnya. Analis kripto Ted Pillows mengatakan kemampuan aset untuk tetap berada di atas $2,000 dapat mendukung potensi kenaikan lebih lanjut, sementara jika tembus di bawah level itu dapat mempercepat tren penurunan.

ETH-0,18%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan