Belakangan ini melihat sebuah fenomena yang cukup menarik—Tether secara diam-diam menjadi pemain penting dalam sistem keuangan Amerika Serikat.



Pertama, mari bahas datanya. Kepala bagian Amerika Serikat dari Tether, Bo Hines, beberapa waktu lalu di acara Bitcoin Investor Week mengumumkan sebuah berita besar: diperkirakan tahun ini Tether akan masuk dalam sepuluh pembeli terbesar surat utang negara AS. Terdengar sepele, tetapi jika dipikirkan lebih dalam, apa artinya ini? Ukuran cadangan sebuah perusahaan kripto sudah bisa disamakan dengan negara berdaulat.

Mengapa bisa begitu? Penyebab utamanya adalah volume USDT. Saat ini, jumlah USDT yang beredar sudah mencapai 184.16B dolar AS, menjadikannya stablecoin dengan kapitalisasi pasar terbesar. Untuk mendukung nilai sebanyak ini, Tether harus memegang aset likuid yang setara. Pilihan terbaik apa? Surat utang negara. Aman, likuid, risiko rendah—itulah sebabnya Tether saat ini memegang lebih dari 122B dolar AS dalam surat utang negara jangka pendek.

Lebih penting lagi adalah pertumbuhan pengguna. Hines mengungkapkan, Tether menambah sekitar 30 juta pengguna setiap kuartal, dan saat ini jumlah pengguna global sudah mendekati 530 juta. Kecepatan pertumbuhan ini berarti apa? Artinya, volume peredaran USDT akan terus meningkat, dan secara bersamaan, permintaan Tether terhadap surat utang negara juga akan terus bertambah. Ini menciptakan siklus yang menguntungkan—semakin banyak pengguna, semakin besar kebutuhan cadangan, dan semakin banyak surat utang negara yang dimiliki.

Yang menarik, struktur cadangan Tether tidak lagi hanya terdiri dari surat utang negara. Berdasarkan data dari firma akuntansi BDO, perusahaan juga memegang cadangan surplus sekitar 6,3 miliar dolar AS, serta sekitar 140 ton emas (perusahaan emas terbesar ke-13 di dunia). Diversifikasi cadangan ini membuat dasar kepercayaan Tether tampak cukup kokoh.

Ada juga kekuatan pendorong dari regulasi. Stablecoin baru yang diluncurkan Tether, USAT, harus mematuhi RUU GENIUS, yang mewajibkan stablecoin didukung penuh 1:1 oleh aset berkualitas tinggi (seperti surat utang negara jangka pendek). Ini berarti pertumbuhan USAT akan semakin mendorong permintaan Tether terhadap surat utang negara.

Secara keseluruhan, Tether sedang mengikat dirinya secara erat dengan pasar utang pemerintah AS melalui kepemilikan besar surat utang negara. Strategi ini tidak hanya meningkatkan kredibilitas stablecoin, tetapi juga menjadikan Tether bagian yang semakin penting dalam sistem keuangan AS. Jika tren ini berlanjut, penerbit stablecoin benar-benar bisa menjadi salah satu pembeli terbesar utang pemerintah AS.
USAT-0,06%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan