Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Trump Akan Berikan Pembaruan Kemajuan Amarah Epik: Gedung Putih
(MENAFN- IANS) Washington, 2 April (IANS) Presiden AS Donald Trump akan menggunakan pidato kenegaraannya untuk memberikan pembaruan operasional tentang“Operation Epic Fury,” yang“memenuhi atau melampaui semua tolok ukurnya,” kata seorang pejabat Gedung Putih kepada IANS, saat Washington menandakan kemajuan yang stabil menuju sasaran militer utamanya dalam konflik dengan Iran.
Gedung Putih mengatakan pidato Trump, yang dijadwalkan pada pukul 9 malam ET (Kamis pagi pukul 6.30 waktu setempat di India), akan menguraikan kemajuan dalam sebuah kampanye yang kini telah memasuki bulan kedua, bersama dengan pembaruan langkah-langkah berikutnya dari pemerintahan tersebut.
Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengumumkan pidato itu, dengan mengatakan:“TUNE IN: T… Presiden Trump akan memberikan Pidato kepada Bangsa untuk memberikan pembaruan penting tentang Iran.”
Dalam pidatonya, Trump diperkirakan akan menyoroti bahwa militer AS telah mencapai atau berada di jalur untuk mencapai semua tujuan utama yang ditetapkan pada awal operasi, kata seorang pejabat Gedung Putih kepada IANS.
Ini termasuk menghancurkan sistem rudal balistik Iran dan fasilitas produksinya,“melenyapkan” angkatan lautnya, melemahkan jaringan proksi regionalnya, dan memastikan Teheran tidak pernah bisa memperoleh senjata nuklir.
Pejabat itu menambahkan bahwa Trump akan mengulang jadwal dua hingga tiga minggu untuk mengakhiri operasi, jangka waktu yang ia uraikan dalam pernyataan sehari sebelumnya, yang menandakan dorongan menuju kondisi akhir yang telah ditetapkan.
Pengumuman itu muncul di tengah meningkatnya operasi militer dan meningkatnya pengawasan terhadap luas keterlibatan AS, termasuk apakah Washington dapat memperluas pijakannya di darat.
Dalam pernyataan sebelumnya tentang kampanye tersebut, Trump mengatakan:“Tujuan kami jelas. Pertama, kami menghancurkan kemampuan rudal Iran… Kedua, kami melenyapkan angkatan laut mereka… Ketiga, kami memastikan sponsor teror nomor satu di dunia tidak akan pernah bisa memperoleh senjata nuklir…”
Defence Secretary Pete Hegseth telah menggemakan sikap itu, dengan menyatakan:“Misinya sangat terfokus: meluluhlantakkan rudal dan drone Iran serta fasilitas yang memproduksinya, melenyapkan angkatan lautnya… dan memutus jalur mereka menuju senjata nuklir.”
Kampanye AS-Israel telah berkembang dalam beberapa hari terakhir, dengan serangan yang menargetkan infrastruktur penting Iran, termasuk fasilitas yang terkait nuklir.
Pada Selasa, AS menyerang sebuah kota Iran yang menjadi tempat salah satu situs nuklir utama negara itu. Isfahan Nuclear Energy Center, yang dianggap sebagai pusat bagi program pengayaan Iran, sebelumnya telah menjadi sasaran pembom B-2 milik AS dan sebuah kapal selam.
Para analis meyakini sebagian besar cadangan uranium yang sangat diperkaya Iran kemungkinan besar disimpan di lokasi tersebut, sehingga menjadikannya titik fokus dalam strategi Washington untuk menetralkan risiko nuklir.
Pada saat yang sama, laporan menyebutkan bahwa pemerintahan tersebut telah menelaah opsi untuk menempatkan pasukan operasi khusus AS di dalam Iran guna mengamankan uranium yang diperkaya. Misi seperti itu, jika disetujui, akan mengekspos personel Amerika pada ancaman dari rudal dan drone Iran yang berada jauh di dalam wilayah Iran.
Teheran telah mempertahankan bahwa tidak ada pembicaraan langsung yang sedang berlangsung. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, mengatakan:“Kami tidak melakukan negosiasi dengan Amerika dalam tiga puluh satu hari ini,” seraya menambahkan bahwa proposal telah disampaikan melalui perantara, termasuk Pakistan.
MENAFN01042026000231011071ID1110932813